Family Gathering Prokopim Makassar Jadi Ruang Edukasi Pemilahan Sampah
- 10 Agt 2026 13:54 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar — Momentum menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dimanfaatkan Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah Kota Makassar untuk mempererat kebersamaan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui kegiatan Family Gathering yang digelar di Pantai Indah Bosowa, Kecamatan Tamalate, jajaran Prokopim Makassar mengajak seluruh staf bersama keluarga untuk menikmati suasana kebersamaan sekaligus mendapatkan edukasi mengenai pemilahan sampah.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Makassar, Andi Ardhy Rahadian Sulham, mengatakan kegiatan tersebut sengaja melibatkan seluruh staf beserta keluarga sebagai bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
"Acara ini memang kita agendakan dalam rangka memperingati HUT RI yang ke-81. Selain itu, kegiatan ini kita laksanakan dengan melibatkan seluruh staf Bagian Prokopim," kata Andi Ardhy di Kantor Balai Kota Makassar, Senin 10 Agustus 2026.
Menurutnya, Family Gathering tidak hanya menjadi ajang rekreasi, tetapi juga dimanfaatkan untuk memperkuat silaturahmi, kekompakan, dan semangat kekeluargaan di lingkungan Prokopim Makassar.
"Ini merupakan ajang untuk perayaan kemerdekaan, sekaligus untuk mempererat tali silaturahmi, membangun kebersamaan, serta menumbuhkan semangat kekeluargaan bagi seluruh jajaran staf dan keluarga besar Prokopim," jelasnya.
Di tengah suasana santai tersebut, Prokopim menyelipkan edukasi mengenai pentingnya pemilahan sampah dari sumbernya. Edukasi diberikan kepada staf dan keluarga yang hadir dengan pendekatan yang interaktif.
Andi Ardhy mengatakan, pemilahan sampah menjadi salah satu agenda dalam kegiatan tersebut untuk mendorong seluruh jajaran mulai menerapkan kebiasaan memilah sampah dari rumah.
"Jadi kemarin saat kegiatan Family Gathering tersebut, kami juga mengagendakan sosialisasi pemilahan sampah yang dilangsungkan kepada seluruh staf Prokopim beserta keluarga yang hadir," terangnya.
Tidak hanya memberikan penjelasan secara teori, peserta juga diajak mempraktikkan langsung cara memilah sampah berdasarkan jenisnya.
Pemahaman peserta kemudian diperkuat melalui permainan atau games yang berkaitan dengan pemilahan sampah. Cara tersebut dilakukan agar edukasi dapat diterima dengan lebih mudah dan menyenangkan.
"Tidak hanya teori, kami juga mempraktikkan teknis pemilahannya. Kami memberikan games yang berkaitan dengan pemilahan sampah untuk memastikan apakah pemilahan sampah ini dapat dipahami secara langsung," tuturnya.
Peserta juga diajak memperhatikan kondisi lingkungan di sekitar lokasi kegiatan. Sampah yang ditemukan kemudian dikumpulkan dan dipilah berdasarkan kategorinya, yakni sampah organik, anorganik, dan residu.
"Selain itu, ada pula kegiatan yang berkaitan dengan pemilahan sampah yang ada di sekitar lokasi acara. Sampah tersebut langsung dipilah untuk ditentukan mana yang masuk kategori organik, anorganik, maupun residu," katanya.
Menurut Andi Ardhy, kebiasaan memilah sampah dari sumber merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan dampak besar terhadap pengelolaan sampah.
Pemilahan dari sumber dapat membantu mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pemrosesan akhir, memudahkan proses daur ulang, serta mengurangi potensi pencemaran lingkungan.
Ia menegaskan, edukasi tersebut perlu dimulai dari lingkungan internal pemerintah sebelum diperluas kepada masyarakat.
"Yang paling utama adalah kami di Bagian Prokopim beserta seluruh staf harus terlebih dahulu paham mengenai pemilahan sampah ini," tegasnya.
Ia berharap pemahaman yang diperoleh melalui kegiatan tersebut tidak berhenti selama Family Gathering, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di lingkungan rumah tangga masing-masing.
"Melalui edukasi ini, kami mengajak seluruh rekan-rekan di Prokopim khususnya, dan masyarakat pada umumnya, untuk paham betul mengenai tata cara pemilahan sampah," harapnya.
Dengan demikian, perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan Prokopim Makassar tidak hanya menjadi momentum memperkuat kebersamaan, tetapi juga menjadi sarana menanamkan kepedulian terhadap lingkungan melalui kebiasaan memilah sampah sejak dari sumbernya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....