Krisis Air Mulai Menghantui Maros, Pemkab Dorong Penguatan IPA Bantimurung

  • 09 Agt 2026 22:13 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Maros - Musim kemarau panjang mulai memberikan dampak terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Maros. Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah harus memperkuat langkah penanganan, terutama untuk masyarakat yang berada di wilayah pesisir.

Wakil Bupati Maros, Andi Muetazim Mansur, mengatakan pemerintah daerah telah melakukan pendistribusian bantuan air bersih kepada masyarakat yang mulai mengalami kesulitan memperoleh pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi langkah cepat pemerintah untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah kondisi kemarau yang diperkirakan masih berlangsung cukup panjang.

“Sekarang ini kita sudah masuk musim kemarau panjang. Berdasarkan prediksi, kondisi ini mungkin masih berlangsung sampai Oktober atau November,” ujar Andi Muetazim, Minggu 9 Agustus 2026.

Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah karena semakin panjang masa tanpa hujan, semakin besar pula tekanan terhadap sumber-sumber air masyarakat. Wilayah pesisir menjadi salah satu kawasan yang mendapat perhatian karena ketersediaan air bersih dapat semakin terbatas ketika musim kemarau berlangsung.

Andi Muetazim menegaskan, penanganan kekeringan tidak cukup hanya dengan mengandalkan distribusi air bersih menggunakan armada tangki. Bantuan air bersih memang diperlukan sebagai solusi cepat, tetapi pemerintah juga harus menyiapkan sistem penyediaan air yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.

“Terutama bagi masyarakat yang ada di daerah pesisir, itu tetap kita berikan support air bersih. Tetapi bukan cuma support air bersih,” katanya.

Menurutnya, pemerintah tengah mendorong peningkatan kapasitas sistem pengelolaan air minum agar distribusi air kepada masyarakat dapat dilakukan secara lebih luas dan berkelanjutan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah peningkatan kapasitas Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bantimurung.

Peningkatan kapasitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan debit air yang tersedia sehingga distribusinya bisa diperluas hingga menjangkau wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan, khususnya kawasan pesisir. “Ke depannya kita bagaimana berusaha meningkatkan sistem pengelolaan air minumnya mereka. Sementara kita mau peningkatan kapasitas untuk IPA Bantimurung,” jelasnya.

Wilayah Kecamatan Bontoa dan Lau menjadi salah satu kawasan yang disebut membutuhkan perhatian dalam penguatan distribusi air. Dengan peningkatan kapasitas IPA Bantimurung, pemerintah berharap pasokan air dapat didorong hingga ke wilayah pesisir sehingga masyarakat tidak sepenuhnya bergantung pada bantuan air ketika kemarau panjang terjadi.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun sistem penyediaan air yang lebih tangguh menghadapi perubahan kondisi cuaca.

Jika distribusi air dapat diperkuat dari sumber hingga ke wilayah pelayanan, masyarakat diharapkan memiliki akses air yang lebih stabil, termasuk ketika curah hujan berada pada titik rendah.

Di tengah kondisi kemarau, Pemkab Maros mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijak dan mengutamakan kebutuhan yang paling penting.

Masyarakat juga diminta segera menyampaikan informasi kepada pemerintah apabila mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Langkah tersebut penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan distribusi bantuan dapat diarahkan ke wilayah yang paling membutuhkan.

Pemerintah memastikan penanganan kekeringan akan terus dilakukan dengan mengombinasikan langkah darurat berupa distribusi air bersih dan program jangka panjang melalui peningkatan kapasitas sistem penyediaan air. Dengan strategi tersebut, Pemkab Maros berharap dampak kemarau panjang dapat ditekan dan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi hingga musim hujan kembali.

Bagi pemerintah daerah, persoalan kekeringan tidak hanya menjadi tantangan saat musim kemarau berlangsung, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat sistem pengelolaan air agar masyarakat Maros memiliki akses air bersih yang lebih aman dan berkelanjutan di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....