Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pengelolaan Limbah Popok Bayi di Desa Betao Riase
- 09 Agt 2026 15:13 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Sidrap - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKNPK) Universitas Hasanuddin menggelar edukasi pengelolaan limbah popok bayi di Pustu ILP Desa Betao Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang, pada Jumat 7 Agustus 2026. Program bertajuk "POPOK BIJAK" ini dipimpin oleh Muhamad Fikri Fahrezi dan diikuti 25 peserta dari kalangan kader Posyandu serta ibu yang memiliki balita.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya pencemaran lingkungan yang ditimbulkan oleh limbah popok sekali pakai. Melalui pendekatan interaktif dan media audiovisual, peserta diajak untuk mengenali dampak buruk sampah popok terhadap kebersihan sungai setempat.
Dalam sesi demonstrasi, mahasiswa membongkar struktur popok sekali pakai guna memaparkan fungsi dari tiap lapisan penyerapnya kepada para peserta. Peserta juga menyaksikan pengujian daya serap popok sekaligus menerima penjelasan mengenai durasi penguraian bahan sintetisnya yang memakan waktu sangat lama.
Selain pemaparan materi, edukasi ini memberikan panduan teknis perlakuan limbah popok sebelum dibuang ke tempat penampungan akhir. Peserta diimbau untuk selalu membersihkan sisa kotoran dan membungkus popok secara rapat agar tidak mencemari ekosistem sungai.
Inovasi pengolahan limbah popok menjadi pot tanaman juga diperkenalkan melalui penayangan video tutorial edukatif selama kegiatan berlangsung. Pemanfaatan limbah ini dihadirkan sebagai gambaran solusi kreatif yang tetap mengutamakan standar kebersihan serta keamanan lingkungan.
Penyampaian materi yang praktis dan aplikatif mendapat respons positif serta antusiasme tinggi dari para kader maupun ibu-ibu di lokasi. “Edukasi ini sangat berguna dikarenakan sebagian besar ibu-ibu di sini menggunakan popok sekali pakai dan belum tahu cara pengelolaan popok sekali pakai yang baik dan benar,” ungkap Ibu Rusni, seorang peserta edukasi.
Pelaksanaan program POPOK BIJAK diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga secara mandiri. Langkah preventif ini diproyeksikan mampu menekan pencemaran sungai sekaligus mewujudkan lingkungan pemukiman yang lebih bersih dan sehat di Desa Betao Riase.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....