Gus Ipul Siapkan Gedung Baru Sekolah Rakyat di Sulsel

  • 08 Agt 2026 07:05 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Pemerintah pusat memastikan komitmennya untuk memperkuat program Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan melalui penambahan gedung permanen baru. Kepastian itu disampaikan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Sulawesi Selatan di Jalan Pajjaiang, Sudiang Raya, Makassar, Jumat 7 Agustus 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Gus Ipul didampingi Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Kepala Dinas Sosial Sulsel Abd Malik Faisal, Kepala SRT 3 Sulsel Widya Wati, serta para wali asuh dan wali asrama. Ia menegaskan perkembangan Sekolah Rakyat di Sulsel menjadi salah satu yang paling cepat di Indonesia berkat sinergi pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Gus Ipul memberikan apresiasi kepada Gubernur Andi Sudirman Sulaiman yang dinilai menjadi salah satu kepala daerah pertama yang memberikan dukungan penuh terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut. "Beliau salah satu gubernur yang sejak awal memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Sekolah Rakyat sehingga Sulawesi Selatan menjadi provinsi dengan titik sekolah rintisan terbanyak di luar Pulau Jawa," ujar Gus Ipul.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan tidak terlepas dari pembagian peran antara pemerintah pusat dan daerah. Pemerintah Provinsi Sulsel menyiapkan lahan, sementara pembangunan fisik dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Dukungan itu bahkan kembali diperkuat setelah Gubernur Andi Sudirman menawarkan lahan tambahan apabila pemerintah ingin membangun fasilitas baru. Menanggapi hal tersebut, Gus Ipul mengatakan, "Beliau mempersilakan jika ingin membangun gedung baru lagi di tempat ini atau di sebelahnya. Insyaallah segera kita usulkan satu lagi gedung permanen Sekolah Rakyat."

Ia menjelaskan, konsep awal setiap gedung permanen Sekolah Rakyat dirancang untuk menampung sekitar 1.000 peserta didik. Namun sesuai evaluasi dan kebutuhan di lapangan, kapasitas tersebut kini ditingkatkan menjadi lebih dari 2.000 siswa mulai jenjang SD, SMP hingga SMA sehingga semakin banyak anak dari keluarga kurang mampu dapat memperoleh pendidikan berkualitas.

Pemerintah juga menargetkan setiap kabupaten, kota, hingga provinsi memiliki sedikitnya satu gedung permanen Sekolah Rakyat. Jika pembangunan lebih dari 500 sekolah dalam tiga hingga empat tahun mendatang berjalan sesuai rencana, program ini diperkirakan mampu melayani lebih dari satu juta siswa dari keluarga miskin di seluruh Indonesia.

Gus Ipul menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan bentuk nyata pelaksanaan amanat Pasal 34 Undang-Undang Dasar 1945 yang mewajibkan negara memberikan perlindungan kepada fakir miskin dan anak terlantar melalui layanan pendidikan. "Anak-anak yang ada di sini berasal dari keluarga paling sederhana. Banyak orang tuanya tidak mampu menebus ijazah, tidak mampu menyediakan makan tiga kali sehari, bahkan membeli seragam sekolah pun kesulitan. Sekolah Rakyat hadir untuk memastikan mereka mendapatkan pendidikan yang layak," katanya.

Ia menambahkan seluruh peserta didik memperoleh pendampingan sesuai karakter, kemampuan, dan potensi masing-masing tanpa seleksi akademik, termasuk bagi penyandang disabilitas. "Ada yang sudah mahir bahasa Inggris, ada yang unggul matematika, ada juga siswa SMA yang belum bisa membaca. Semua dilayani sesuai minat dan bakatnya. Yang kami kuatkan adalah talenta dan keunikannya," ujar Gus Ipul.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengungkapkan pemerintah provinsi telah menyiapkan lahan baru di kawasan GOR Sudiang untuk pembangunan Sekolah Rakyat berkapasitas sekitar 3.000 siswa. "Ada lagi kita siapkan tanah akan dibangun kapasitas 3 ribu. Disiapkan sekolah ini untuk menampung anak-anak sekolah. Lokasinya di belakang sini," katanya.

Andi Sudirman juga mengaku terkesan dengan kualitas bangunan dan fasilitas yang dimiliki SRT 3 Sulsel. "Melihat bangunannya bagus luar biasa mewah. Melihat fasilitasnya luar biasa, melihat fasilitas tenaga pendidiknya luar biasa," ujarnya.

Ia berharap kualitas Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan terus meningkat hingga mampu memenuhi standar pendidikan bertaraf internasional. "Berkenan jika kemudian nantinya standarisasi international school bisa masuk ke sekolah ini, bisa jadi luar biasa lagi," kata Andi Sudirman.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....