Nasib Warga Pesisir Korban Kebakaran Kehilangan Tempat Tinggal
- 01 Agt 2026 12:47 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Pasca kebakaran di pemukiman pesisir, Kecamatan Tallo, Kota Makassar yang terjadi dini hari, Jumat 31 Juli 2026, lokasi kebakaran sangat memprihatinkan. Sekitar 60 rumah panggung terapung yang hangus terbakar, hanya tersisa ting - tiang kayu yang tertancap di dalam air pesisir setelah dilalap si jago merah.
Kebakaran pemukiman di Jalan Sultan Abdullah II Kecamatan Tallo tersebut membuat pemukiaman yang terbakar berantakan akibat reruntuhan material yang hangus terbakar, mengakibatkan warga setempat harus membersihkan sisa - sisa meterial untuk kembali membangun tenda darurat di atas bekas rumah mereka yang berada di daratan setelah hangus terbakar. Komandan Koramil 3 Kodim 1408/ Makassar Mayor Inf. Ahmad Agus mengungkapkan pihaknya mengerahkan semua anggotanya, personil Kodim 1408/Makassar, bersama petugas kebersuhan keluarahan untuk membantu warga membersihkan lokasi kebakaran pasca kebakaran pemukiman pesisir di jalan Sultan Abdullah II Kecamatan Tallo Kota Makassar.
Mayor Ahmad Agus juga memantau dan memastika kondisi warga korban kebakaran dalam keadaan aman dan memenuhi kebutuhan sehari - hari mereka dari bantuan berbagai pihak. " Warga korban kebakaran untuk sementara ditampung di tenda darurat dan untuk kebutuhan sehari - hari, suda dibangun posko bantuan dan dapur umum,"ucap Mayor Ahmad Agus di lokasi kebakaran, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Menurut Danramil 3 Kodim 1408 Makassar Mayor Ahmad Agus pihaknya bersama anggotannya akan berada di lokasi kebakaran setiap waktu selama dalam masa tanggap darurat pasca kebakaran. "Warga korban kebakaran ini yang sedang tinggal di tenda darurat sangat membutuhkan bantuan dan keamanan bagi mereka karena tempat tinggal warga sudah tidak ada setelah hangus terbakar,"Kata Mayor Ahmad Agus.
Kebakaran yang terjadi di pesisir kecamatan Tallo menyisakan perasaan pilu bagi warga yang selama ini tinggal di rumah panggung terapung di atas air yang hanya menggunakan jempanatan kayu darurat, membetuk lorong untuk akses masuk ke rumah - rumah warga, namun semuanya telah terbakar dan rata dengan air. Rata - rata warga korban kebakaran hanya dapat menyelamatkan diri dari rumah mereka saat insiden terjadi karena api sangat cepat menjalar yang disertai angin.
Warga pesisir Kecamatan Tallo korban kebakaran yang sehari - harinya menggantungkan hidupnya di pesisir, mencari kerang dan ikan di sekitar pemukiman mereka, tidak hanya rumah mereka yang hangus dilalap api, tetapi peralatan untuk menangkap ikan, seperti perahu dan jaring juga sudah bagus. Ramli mengatakan, untuk membangun kembali rumahnya dan warga lainnya, harus ada jembatan kayu dibangun di area bekas pemukiman yang terbakar untuk dapat menjangkau titik tempat membangun kembali rumah mereka dengan menancapkan tiang ke dalam air.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....