Geopark Maros Pangkep Dinilai Mampu Hadirkan Manfaat Ekonomi tanpa Merusak Alam
- 31 Jul 2026 19:31 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Geopark Maros Pangkep dinilai tidak hanya berperan dalam melestarikan warisan geologi dan keanekaragaman hayati, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat melalui pengembangan pariwisata berkelanjutan. Konsep tersebut diyakini dapat menciptakan keseimbangan antara upaya konservasi alam dan peningkatan kesejahteraan warga.
Hal tersebut disampaikan Muhammad Ibrahim Halim, Plt. Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulawesi Selatan dalam program Dialog Kita Indonesia di Pro 1 RRI Makassar, Kamis (30/7/2026). Menurutnya, pengelolaan geopark tidak hanya berfokus pada perlindungan bentang alam, tetapi juga mengedepankan aspek edukasi dan pemberdayaan masyarakat.
"Geopark itu selain memiliki kekayaan alam berupa bentang alam, juga harus mengandung unsur edukasi dan pemberdayaan masyarakat," ujarnya.

Muhammad Ibrahim menjelaskan, kawasan Geopark Maros Pangkep mencakup bentang alam karst, kawasan hutan, situs budaya, hingga wilayah laut yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis konservasi. Potensi tersebut dapat dimanfaatkan untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat tanpa merusak lingkungan.
Menurutnya, masyarakat dapat memperoleh manfaat ekonomi melalui berbagai aktivitas wisata, seperti menjadi pemandu wisata, menyediakan jasa transportasi, mengelola homestay, hingga mengembangkan produk ekonomi kreatif dan kuliner khas daerah.
"Ternyata kita tidak perlu menghabiskan gunung karst untuk mendapatkan penghasilan. Kita cukup memandangnya, membawa wisatawan masuk, menjadi pemandu, dan masyarakat tetap memperoleh manfaat ekonomi," katanya.
Ia menambahkan, pengelolaan Geopark Maros Pangkep dilakukan melalui Badan Pengelola UNESCO Global Geopark yang berperan mengoordinasikan berbagai pemangku kepentingan agar seluruh aktivitas di kawasan tetap berjalan sesuai prinsip konservasi, edukasi, dan pembangunan berkelanjutan.
Muhammad Ibrahim menegaskan bahwa keberadaan geopark bukan sekadar menjaga kekayaan alam, tetapi juga memastikan sumber daya tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat secara berkelanjutan tanpa dieksploitasi secara berlebihan.
Menutup dialog, ia berharap proses revalidasi UNESCO semakin memperkuat pengelolaan Geopark Maros Pangkep sekaligus mempertahankan status UNESCO Global Geopark. Menurutnya, pengakuan tersebut akan semakin mendorong pengembangan pariwisata berkelanjutan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....