UMI Makassar dan Pemkab Luwu Utara Bahas Pengembangan Mobil Listrik

  • 29 Jul 2026 20:05 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Pengembangan kendaraan listrik sebagai solusi transportasi ramah lingkungan menjadi salah satu agenda pembahasan Yayasan Wakaf Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, PT Marlip Indo Mandiri, dan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara di Ruang Rapat Bupati Luwu Utara, Masamba, Selasa, 28 Juli 2026. Pertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi pengembangan kendaraan listrik untuk mendukung inovasi teknologi, pembangunan daerah, sekaligus mendorong penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan. Kerja sama ini juga diharapkan membuka peluang investasi dan memperkuat industri lokal.

Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, M.A., mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus penguatan kerja sama yang sebelumnya dilakukan di Parepare, Palopo, dan Kabupaten Luwu. Menurutnya, UMI terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah dan dunia industri untuk menghadirkan inovasi yang memberi manfaat bagi masyarakat.

“Pertemuan ini menjadi momentum mempererat sinergi antara perguruan tinggi, dunia industri, dan pemerintah daerah. UMI akan terus membangun kerja sama untuk menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Luwu Utara, Dr. Andi Abdullah Rahim, S.T., menyambut baik gagasan pengembangan mobil listrik tersebut. Ia menyatakan pemerintah daerah terbuka terhadap kolaborasi yang dapat mendukung kemajuan dan inovasi di Luwu Utara.

CEO PT Marlip Indo Mandiri, Ir. Masrah Marang, M.M., menjelaskan pengembangan mobil listrik berawal dari pengalamannya melihat dampak kenaikan harga bahan bakar minyak pada 1998. Kondisi tersebut mendorongnya mengembangkan kendaraan yang tidak bergantung pada BBM serta lebih efisien dan ramah lingkungan.

Melalui kolaborasi UMI, PT Marlip Indo Mandiri, dan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara, pengembangan kendaraan listrik diharapkan tidak hanya menjadi inovasi teknologi, tetapi juga mendorong investasi, industri lokal, dan percepatan transisi energi di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....