Kemenag Sulsel dan PMI Perkuat Gerakan Kemanusiaan lewat Donor Darah
- 29 Jul 2026 09:11 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Semangat kepedulian sosial ditunjukkan keluarga besar Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan melalui aksi donor darah bersama Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sulawesi Selatan di Aula Lantai 2 Kanwil Kemenag Sulsel, Selasa, 28 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting karena merupakan kerja sama perdana antara Kanwil Kemenag Sulsel dan PMI Sulsel setelah selama empat tahun sebelumnya pelaksanaan donor darah rutin dilakukan bersama UPT Transfusi Darah Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan.
Antusiasme ASN Kemenag Sulsel terlihat dari jumlah peserta yang melampaui target. Dari target awal sebanyak 30 pendonor, tercatat 41 pegawai mendaftarkan diri untuk mengikuti aksi kemanusiaan tersebut. Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, sebanyak 36 orang dinyatakan memenuhi syarat dan berhasil mendonorkan darahnya. Penanggung Jawab Kegiatan UDD PMI Sulsel, dr. Aslan Tripanji, menyampaikan apresiasi atas tingginya kepedulian ASN, penyuluh agama, dan jajaran Kementerian Agama Sulsel dalam mendukung kebutuhan stok darah bagi masyarakat. “Kami sangat mengapresiasi antusiasme ASN, para penyuluh, dan seluruh jajaran Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang ditunjukkan sangat luar biasa,” ujar dr. Aslan.
Ia berharap sinergi antara PMI Sulsel dan Kanwil Kemenag Sulsel dapat terus berjalan dan menjadikan donor darah sebagai kebiasaan positif di lingkungan kerja. “Setetes darah sangat berarti untuk menyelamatkan nyawa sesama. Kami berharap kegiatan ini menjadi budaya di lingkungan Kementerian Agama karena membantu sesama merupakan bagian dari nilai-nilai keagamaan yang kita junjung bersama,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sulsel, H. Aminuddin, mengungkapkan rasa syukur atas tingginya partisipasi pegawai dalam kegiatan donor darah perdana bersama PMI Sulsel. “Alhamdulillah, donor darah perdana bersama PMI Sulsel mendapat respons yang sangat baik. Jumlah pendonor bahkan melampaui target yang ditetapkan. Ini menunjukkan semangat berbagi dan kepedulian sosial keluarga besar Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Selatan,” ungkap Aminuddin.
Menurutnya, donor darah bukan hanya kegiatan sosial, tetapi juga bentuk pengabdian dan implementasi nilai kemanusiaan serta ajaran agama untuk saling membantu. “Kami berharap sinergi dengan PMI Sulsel terus berlanjut. Donor darah bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi juga wujud nyata pengamalan nilai-nilai kemanusiaan dan keagamaan,” jelasnya.
Berdasarkan data UDD PMI Sulsel, dari 41 orang yang mendaftar, lima peserta belum dapat mendonorkan darah karena belum memenuhi persyaratan kesehatan, seperti tekanan darah tinggi, kurang istirahat, dan kadar hemoglobin rendah. Dalam kegiatan tersebut, para pendonor juga mendapatkan kartu pendonor digital PMI melalui aplikasi Ayo Donor PMI. Fasilitas ini memungkinkan pendonor memantau riwayat donor darah secara digital sekaligus memudahkan akses layanan donor di masa mendatang.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Kemenag Sulsel dan PMI Sulsel berharap budaya berbagi dan kepedulian terhadap sesama semakin tumbuh, sekaligus menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan yang berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....