Unhas Pimpin Konsorsium Program Studi Arkeologi Indonesia
- 28 Jul 2026 20:52 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Universitas Hasanuddin (Unhas) memimpin pembentukan Konsorsium Program Studi Arkeologi Indonesia yang menghimpun tujuh Program Studi Arkeologi dari perguruan tinggi negeri (PTN). Pembentukan konsorsium tersebut disepakati dalam pertemuan di Museum Manusia Purba Sangiran, Klaster Krikilan, Jawa Tengah, Senin 27 Juli 2026.
Dalam forum itu, dosen Program Studi Arkeologi Unhas, Dr. Yadi Mulyadi, S.S., M.A., terpilih sebagai Ketua Konsorsium. Sementara itu, Irsyad Leihitu, H.Hum. dari Universitas Jambi dipercaya menjabat Sekretaris.
Konsorsium ini mendapat mandat untuk mempersiapkan pembentukan Asosiasi Program Studi Arkeologi Indonesia yang berbadan hukum, sekaligus menyusun standar kompetensi lulusan Program Sarjana Arkeologi.
Ketua Konsorsium, Dr. Yadi Mulyadi, mengatakan pembentukan konsorsium merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antarkampus guna meningkatkan mutu pendidikan arkeologi di Indonesia. "Konsorsium ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi untuk memperkuat tata kelola pendidikan tinggi arkeologi, menyusun standar kompetensi lulusan, serta mempersiapkan terbentuknya asosiasi program studi yang berbadan hukum," kata Yadi.
Selain itu, pertemuan tersebut menegaskan posisi Arkeologi sebagai bagian dari rumpun ilmu Humaniora serta memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan publikasi ilmiah. Kegiatan ini didukung Yayasan Arsari Djojohadikusumo (YAD) sebagai sponsor utama Penelitian Arkeologi Terpadu Indonesia (PATI) di kawasan Situs Manusia Purba Sangiran.
Penelitian tersebut melibatkan mahasiswa dan dosen dari tujuh Program Studi Arkeologi di Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....