Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Keselamatan Kerja bagi Petani di Sidrap

  • 25 Jul 2026 17:34 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID,Makassar - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin (Unhas), Alya Muftia Rahma, melaksanakan program kerja individu bertajuk "SINERGI (Semangat Edukasi Keselamatan dan Pengendalian Risiko pada Petani di Desa Passeno)". Kegiatan ini berlangsung di Desa Passeno, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang dan diikuti oleh 21 petani setempat, Kamis (23/07/2026).

Penanggung jawab kegiatan, Alya Muftia Rahma, menyampaikan bahwa program ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran petani mengenai pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam aktivitas pertanian. Menurutnya, sektor pertanian merupakan salah satu sektor pekerjaan yang memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan kerja maupun penyakit akibat kerja, seperti cedera akibat penggunaan alat pertanian, paparan pestisida, hingga kelelahan akibat bekerja di bawah terik matahari.

Mahasiswa Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Fakultas Kesehatan Masyarakat Unhas tersebut menjelaskan bahwa kegiatan edukasi diawali dengan pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan peserta, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai pengertian K3, pentingnya K3 bagi petani, potensi bahaya dalam pekerjaan bertani, risiko kecelakaan kerja, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), serta langkah-langkah penanggulangan risiko kecelakaan kerja. Edukasi juga dilengkapi dengan pemutaran video sebagai media pembelajaran, sesi diskusi, dan tanya jawab agar materi lebih mudah dipahami. Di akhir kegiatan, peserta mengikuti post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan setelah menerima edukasi.

Selama kegiatan berlangsung, 21 petani yang hadir menunjukkan antusiasme dan partisipasi yang tinggi. Peserta aktif mengikuti setiap rangkaian kegiatan, menjawab pertanyaan, mengemukakan pengalaman selama bekerja di lahan pertanian, serta berdiskusi mengenai upaya pencegahan kecelakaan kerja yang dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari. Suasana edukasi berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari para petani.

Alya berharap program SINERGI dapat meningkatkan kesadaran petani untuk menerapkan budaya kerja yang aman, membiasakan penggunaan APD sesuai jenis pekerjaan, serta mampu mengenali dan mengendalikan berbagai potensi bahaya yang ada di lingkungan pertanian. Dengan demikian, risiko kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja di kalangan petani dapat berkurang sehingga produktivitas kerja tetap terjaga.

"Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin yang telah memberikan edukasi tentang keselamatan kerja bagi petani. Selama ini kami bekerja seperti biasa tanpa terlalu memperhatikan cara melindungi diri. Setelah mengikuti kegiatan ini, kami jadi lebih memahami pentingnya menggunakan alat pelindung diri (APD) dan bekerja dengan lebih aman agar terhindar dari kecelakaan kerja," ujar syamsul salah satu petani setempat

Program ini juga menjadi bentuk kontribusi Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin dalam mendukung peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja masyarakat di Desa Passeno melalui kegiatan promotif dan preventif yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....