PB Mathla'ul Anwar Apresiasi Karakter dan Tata Kelola UMI Makassar
- 24 Jul 2026 20:03 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar Dr. KH. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., memberikan apresiasi terhadap Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar yang dinilainya berhasil membangun perguruan tinggi dengan karakter kuat serta tata kelola kelembagaan yang baik. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Dialog Pengembangan Mathla'ul Anwar Provinsi Sulawesi Selatan di Menara UMI, Makassar, Jumat, 24 Juli 2026.
Menurut KH. Jazuli Juwaini, keberhasilan UMI tidak hanya terlihat dari perkembangan fasilitas pendidikan, tetapi juga dari konsistensi kampus dalam membangun budaya akademik yang berlandaskan nilai-nilai keislaman. Ia menilai aspek tersebut menjadi salah satu keunggulan yang patut menjadi contoh bagi perguruan tinggi lainnya.
"UMI menjadi besar karena memiliki karakter yang kuat. Salah satu hal yang kami apresiasi adalah tradisi pembinaan spiritual yang diterapkan kepada seluruh keluarga besar kampus," kata KH. Jazuli Juwaini.
Ia juga menyampaikan harapan agar hubungan antara Mathla'ul Anwar dan Universitas Muslim Indonesia terus berkembang melalui berbagai program kolaboratif. Menurutnya, sinergi tersebut akan memberikan manfaat besar bagi penguatan pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.
Wakil Rektor IV Universitas Muslim Indonesia Dr. KH. M. Ishaq Shamad menjelaskan bahwa UMI yang berdiri sejak 23 Juni 1954 terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperluas jejaring kemitraan dengan berbagai lembaga. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung transformasi UMI menuju perguruan tinggi berdaya saing global.
Ketua Pengurus Wilayah Mathla'ul Anwar Sulawesi Selatan Dr. H. Hasanna Lawang Ibrahim turut mengapresiasi dukungan Universitas Muslim Indonesia dalam memfasilitasi kegiatan dialog tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara UMI dan Mathla'ul Anwar menjadi modal penting dalam memperkuat gerakan pendidikan dan dakwah di Sulawesi Selatan.
Melalui pertemuan tersebut, kedua lembaga berkomitmen mempererat hubungan kelembagaan serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas pada bidang pendidikan, dakwah, dan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi itu diharapkan mampu melahirkan program-program yang berdampak bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat peran organisasi Islam dalam pembangunan nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....