Ketua Komisi II Dorong DPRD Tingkatkan Kepercayaan Publik

  • 24 Jul 2026 10:34 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, M Rifqinizamy Karsayuda, mendorong anggota DPRD di seluruh Indonesia meningkatkan kapasitas kelembagaan dan sumber daya manusia untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap lembaga parlemen. Hal itu disampaikannya usai menjadi pembicara dalam Rapat Koordinasi Wilayah Asosiasi DPRD Kabupaten se-Indonesia Pulau Sulawesi di Hotel Claro Makassar, Kamis, 23 Juli 2026.

Menurutnya berbagai hasil survei menunjukkan parlemen dan partai politik masih menjadi institusi yang memiliki tingkat kepercayaan publik rendah. Karena itu, peningkatan kualitas anggota legislatif menjadi langkah penting agar fungsi representasi, legislasi, pengawasan, dan penganggaran dapat berjalan lebih optimal.

"Fungsi kontrol atau pengawasan kami, fungsi legislasi kami, dan fungsi anggaran kami baru bisa dijalankan dengan baik kalau kapasitas kelembagaan dan sumber daya manusia dewannya baik," ujar Rifqinizamy.

Ia menilai anggota DPRD perlu mulai memanfaatkan perkembangan teknologi, termasuk Artificial Intelligence (AI) dan big data, untuk memperkuat kualitas kerja legislasi maupun pengawasan. Menurutnya, pemanfaatan teknologi akan membantu anggota dewan menyusun kajian berbasis data sebelum mengikuti pembahasan kebijakan atau rapat dengan pemerintah daerah.

"Sebelum masuk ke ruang rapat atau ke gedung DPRD, itu sudah punya kajian-kajian. Sehingga begitu kita mau mengkritik satu program yang dilaksanakan oleh bupati, wali kota, atau gubernur, maka kritik itu tentu basisnya juga adalah satu analisis yang memadai," katanya.

Ia mengakui peningkatan kapasitas anggota legislatif merupakan tantangan yang juga harus dijawab oleh partai politik melalui proses kaderisasi yang lebih baik. Upaya tersebut memang tidak dapat diwujudkan dalam waktu singkat, namun harus dilakukan secara berkelanjutan agar kepercayaan masyarakat terhadap parlemen dan partai politik dapat kembali meningkat.

"Kalau itu dilakukan, maka dua hal yang akan didapatkan. Satu, apresiasi publik. Yang kedua, penghargaan dan kesetaraan dengan mitra kerja dalam hal ini adalah pemerintah," ucapnya.

Ia menambahkan, peningkatan kapasitas anggota DPRD akan tercermin dari kualitas pembahasan anggaran, pelaksanaan fungsi pengawasan, serta kemampuan menghasilkan kebijakan yang lebih berbobot dan berpihak pada kepentingan masyarakat. (*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....