OSP Farm Ekspor 10,2 Ton Kemiri ke Arab Saudi, BI Sulsel Perkuat Akses Pasar UMKM

  • 23 Jul 2026 17:33 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sulawesi Selatan terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu menembus pasar internasional. Hal tersebut ditunjukkan melalui pelepasan ekspor 10,2 ton kemiri oleh PT Onstar Pop Farm (OSP Farm) asal Kabupaten Luwu ke Jeddah, Arab Saudi, Kamis 23 Juli 2026.

Kegiatan pelepasan ekspor tersebut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Rizki Ernadi Wimanda, serta sejumlah pemangku kepentingan. Pengiriman ini merupakan ekspor kedua OSP Farm setelah sebelumnya berhasil mengekspor 10 ton kemiri pada awal 2026.

Dengan realisasi tersebut, total ekspor OSP Farm mencapai sekitar 20 ton atau seperempat dari komitmen ekspor sebesar 80 ton dalam kurun waktu dua tahun. Capaian ini turut memberikan dampak positif bagi petani lokal melalui meningkatnya permintaan bahan baku kemiri.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi Wimanda, mengatakan keberhasilan OSP Farm menjadi bukti bahwa pendampingan yang berkelanjutan mampu membawa UMKM lokal naik kelas hingga mampu bersaing di pasar global.

"Keberhasilan OSP Farm merupakan hasil dari pendampingan intensif melalui program UMKM REWAKO Ekspor. Melalui program tersebut, OSP Farm memperoleh penguatan kapasitas usaha, pendampingan business matching, serta fasilitasi keikutsertaan dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) dan Anging Mamiri Business Fair (AMBF). Rangkaian pembinaan tersebut berhasil mempertemukan OSP Farm dengan buyer internasional hingga menghasilkan kontrak ekspor yang saat ini mulai direalisasikan secara bertahap," ujar Rizki Ernadi Wimanda.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa pendampingan yang berkelanjutan mampu menghubungkan UMKM dengan pasar global, meningkatkan nilai tambah komoditas lokal, membuka lapangan kerja, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

"Ke depan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan akan terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah serta seluruh stakeholder terkait dalam mendorong pengembangan UMKM melalui program UMKM REWAKO maupun program pengembangan UMKM lainnya yang mencakup peningkatan kapasitas usaha dan perluasan akses pasar, sebagai bagian dari kontribusi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan," kata Rizki.

Ia berharap semakin banyak UMKM Sulawesi Selatan mampu mengikuti jejak OSP Farm menembus pasar ekspor sehingga produk unggulan daerah semakin dikenal dan memiliki daya saing di pasar internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....