Biddokkes Polda Sulsel Berhasil Identifikasi Dua Korban Laka Laut KM. Nurul Salsa

  • 24 Jul 2026 05:49 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sulsel berhasil mengidentifikasi dua jenazah korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan Kepulauan Selayar. Dengan perkembangan ini, jumlah korban yang masih dalam pencarian berkurang menjadi 14 orang.

Perkembangan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Biddokkes Polda Sulsel, Kamis, 23 Juli 2026 yang dipimpin Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Didik Supranoto didampingi Kabiddokkes Polda Sulsel Kombes Pol. dr. Muhammad Haris, Tim DVI Pusdokkes Polri, serta Tim Identifikasi Ditreskrimum Polda Sulsel.

Kabid Humas menjelaskan, dari total 76 penumpang KM Nurul Salsa, sebanyak 59 orang telah ditemukan, terdiri atas 58 korban selamat dan satu korban meninggal dunia yang ditemukan di atas kapal. Sebanyak 17 penumpang sebelumnya dinyatakan hilang.

" Perkembangan terbaru, dua jenazah yang dikirim ke Biddokkes Polda Sulsel berhasil diidentifikasi. Selain itu, tim SAR gabungan yang dipimpin Basarnas kembali menemukan satu jenazah berjenis kelamin laki-laki di wilayah Pulau Matalaang yang saat ini masih menjalani proses identifikasi," ujar Kombes Pol. Didik Supranoto.

Ia menambahkan, hingga saat ini masih terdapat 14 korban yang dalam proses pencarian. Sementara itu, terkait proses hukum, jumlah saksi yang telah diperiksa mengalami penambahan dari 21 menjadi 23 orang. Perkembangan lebih lanjut akan terus disampaikan kepada publik secara berkala.

Di sisi lain, proses penyelidikan juga terus berjalan. Jumlah saksi yang telah diperiksa bertambah dari 21 menjadi 23 orang dan perkembangan penanganan perkara akan terus disampaikan kepada masyarakat.

Kabiddokkes Polda Sulsel Kombes Pol. dr. Muhammad Haris menjelaskan, dua jenazah yang diterima Tim DVI pada Rabu, 22 Juli 2026 berhasil diidentifikasi berdasarkan metode ilmiah. Tim menerima dua kantung jenazah dan berhasil melakukan identifikasi dengan hasil sebagai berikut :

- Kantung jenazah nomor PM 62 B 01 SLYR yang cocok dengan AM 002 teridentifikasi sebagai Hasriati (44 tahun), warga Dusun Garassi, Kelurahan Bontobaru, Kecamatan Pasimasunggu Timur, Kabupaten Kepulauan Selayar. Identifikasi dilakukan melalui data gigi, data medis, dan properti.

- Kantung jenazah nomor PM 62 B 02 SLYR yang cocok dengan AM 001 teridentifikasi sebagai Bau Intang (52 tahun), warga Putabangun, Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, melalui sidik jari dan data medis.

“Hingga saat ini, Tim DVI Biddokkes Polda Sulsel telah menerima laporan ante mortem sebanyak 16 korban dari total 17 korban yang dilaporkan hilang,” ungkap Kabiddokkes.

Sebagai tindak lanjut, dua jenazah yang telah teridentifikasi tersebut secara resmi diserahkan kepada pihak Polres Kepulauan Selayar untuk kemudian diserahkan kepada keluarga masing-masing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....