Lahan Kering Mudah Terbakar, Polres Maros Ajak Warga Perkuat Kewaspadaan

  • 23 Jul 2026 14:55 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Maros - Musim kemarau mulai meningkatkan risiko terjadinya kebakaran lahan di sejumlah wilayah Kabupaten Maros. Kondisi lahan yang semakin kering membuat api lebih mudah menyebar, bahkan hanya dipicu oleh sumber api kecil.

Menyikapi kondisi tersebut, Polres Maros mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Langkah pencegahan dinilai penting untuk melindungi lingkungan, keselamatan warga, serta mencegah kerugian yang lebih besar.

Imbauan ini disampaikan sebagai bagian dari upaya Polres Maros menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat atau Harkamtibmas, khususnya menghadapi ancaman kebakaran lahan selama musim kemarau.

Kekhawatiran tersebut bukan tanpa alasan. Kebakaran terjadi di wilayah Kelurahan Leang-Leang, Kecamatan Bantimurung terjadi pada hari Rabu 22 Juli 2026. Kobaran api dilaporkan menghanguskan sekitar tiga hektare lahan persawahan dan satu hektare lahan kebun.

Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun laporan kerugian material. Namun, kejadian ini menjadi peringatan bahwa kondisi lahan yang kering dapat membuat api dengan cepat merambat dan meluas.

Kasi Humas Polres Maros AKP Ahmad, S.Sos., M.H., mengatakan, kebakaran lahan kerap dipicu oleh kelalaian manusia. Beberapa di antaranya adalah membuang puntung rokok sembarangan hingga membakar sampah di area terbuka.

Menurutnya, kondisi cuaca yang panas dan kering membuat rumput serta semak-semak menjadi sangat mudah terbakar. Karena itu, masyarakat diminta tidak menganggap sepele sumber api sekecil apa pun.

“Pencegahan merupakan langkah yang paling efektif. Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membakar sampah di lahan terbuka,” ujar AKP Ahmad, Rabu (22/7/2026).

Ia menegaskan, kepedulian masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah kebakaran lahan. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau melihat kebakaran agar dapat ditangani secepat mungkin sebelum api meluas.

“Sinergi antara masyarakat dan aparat sangat penting dalam mencegah maupun menangani kebakaran lahan. Dengan kepedulian bersama, kita dapat meminimalisasi risiko kebakaran serta menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Maros tetap aman dan kondusif,” katanya.

Polres Maros berharap kejadian kebakaran lahan di Bantimurung menjadi pelajaran bersama bagi masyarakat untuk semakin peduli terhadap lingkungan.

Terlebih di tengah musim kemarau, kewaspadaan perlu ditingkatkan. Masyarakat diimbau berhati-hati dalam setiap aktivitas yang berpotensi menimbulkan api, karena mencegah kebakaran sejak dini jauh lebih baik daripada harus menghadapi dampak kerusakan yang ditimbulkan.(*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....