Basarnas Evakuasi Satu Jenazah Korban KM Nurul Salsa di Hari Kesembilan

  • 23 Jul 2026 14:12 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Selayar - Perkembangan terbaru pada hari kesembilan Operasi SAR KM Nurul Salsa, Tim SAR Gabungan kembali menemukan satu korban meninggal dunia di perairan sebelah timur laut Pulau Matallang, Kabupaten Kepulauan Selayar, Kamis, 23 Juli 2026. Korban berjenis kelamin laki-laki ditemukan oleh Tim Rigid Inflatable Boat (RIB) KN SAR Pacitan sekitar 100 meter dari bibir pantai sebelah timur laut Pulau Matallang. Setelah ditemukan, jenazah langsung dievakuasi menuju KN SAR Pacitan untuk penanganan lebih lanjut.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar, Andi Sultan, mengatakan informasi penemuan korban segera ditindaklanjuti oleh Tim SAR Gabungan yang berada di lokasi pencarian.

"Siang ini Kamis, 23 Juli 2026, Tim RIB KN SAR Pacitan berhasil mengevakuasi satu jenazah berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan di sebelah timur laut Pulau Matallang, sekitar 100 meter dari bibir pantai. Jenazah telah dievakuasi dan selanjutnya dibawa menuju KN SAR Pacitan untuk penanganan lebih lanjut," ujar Andi Sultan.

Menurutnya, hingga kini Tim SAR Gabungan masih berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk menentukan lokasi penyerahan jenazah guna menjalani proses identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI).

"Untuk sementara kami masih melakukan koordinasi terkait lokasi evakuasi lanjutan. Belum dapat dipastikan apakah jenazah akan langsung dibawa ke Makassar atau terlebih dahulu dievakuasi ke Selayar. Keputusan tersebut akan ditentukan berdasarkan hasil koordinasi di lapangan dengan mempertimbangkan aspek operasional dan proses identifikasi korban," jelasnya.

Dengan penemuan tersebut, jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi empat orang. Dari total 76 penumpang yang telah diverifikasi, sebanyak 58 orang ditemukan selamat, 4 orang meninggal dunia, dan 14 orang masih dalam pencarian.

Basarnas berharap proses identifikasi terhadap jenazah dapat segera diselesaikan agar identitas korban dapat dipastikan dan segera disampaikan kepada pihak keluarga.

Sementara itu, operasi pencarian terhadap 14 korban yang masih hilang tetap dilanjutkan sesuai rencana operasi. Tim SAR Gabungan terus mengoptimalkan penyisiran di wilayah Kepulauan Sabalana dan sekitarnya dengan melibatkan unsur Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, nelayan, serta masyarakat pesisir.(**)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....