Bupati Selayar: Biaya Pengobatan Lima Korban Selamat KLM Nurul Salsa Ditanggung
- 22 Jul 2026 19:54 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Kepulauan Selayar -Lima korban selamat tragedi tenggelamnya KLM Nurul Salsa yang saat ini menjalani perawatan di RSUD KH. Hayyung Selayar dipastikan mendapat jaminan biaya pengobatan dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar. Hal tersebut disampaikan Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhammad Natsir Ali, dalam keterangan pers di Media Center Basarnas,
Kelima korban yang berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan KLM Mattoanging 04 asal Kabupaten Bulukumba itu masing-masing Sitti Amang (55), Andi Samad (62), Asseng (23), Diska (7), dan Ardita (17). "Seluruh biaya pengobatan korban selamat ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar," ujar Natsir Ali pada RRI Makassar Selasa, 21 Juli 2026.
Selain menjamin biaya perawatan, Bupati juga menyampaikan perhatian khusus kepada Diska (7) yang selamat dari musibah tersebut. Menurutnya, Diska akan diberikan beasiswa oleh Pemerintah Daerah.
Kedua orang tua Diska yang turut menjadi penumpang KLM Nurul Salsa hingga kini masih dinyatakan hilang dan masih berada dalam daftar pencarian tim SAR. Dalam kesempatan itu, Natsir Ali mengungkapkan bahwa berdasarkan data empat tahun terakhir, telah terjadi 69 kecelakaan laut di wilayah perairan Kabupaten Kepulauan Selayar.
Dari jumlah tersebut, tercatat 326 orang berhasil diselamatkan, 15 orang meninggal dunia, dan 38 orang hingga kini belum ditemukan. Melihat tingginya angka kecelakaan laut yang hampir terjadi setiap tahun, Bupati berharap pemerintah pusat dapat meningkatkan status Pos SAR Selayar menjadi Kantor SAR agar didukung dengan personel dan peralatan yang lebih memadai.
"Saya melihat kejadian serupa hampir setiap tahun berulang. Besar harapan saya Pos SAR Selayar dapat ditingkatkan menjadi Kantor SAR, sehingga ada penambahan personel dan peralatan yang memadai sesuai karakteristik perairan Kabupaten Kepulauan Selayar," harapnya.
Natsir Ali menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Basarnas, Kodaeral VI Makassar, TNI-Polri, serta para nelayan di sekitar lokasi kejadian untuk memaksimalkan pencarian korban yang hingga kini masih belum ditemukan. Ia berharap seluruh korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan sehingga memberikan kepastian bagi keluarga yang hingga saat ini masih menanti kabar orang-orang tercinta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....