Rakit Gabus Jadi Petunjuk Pencarian Korban KM Nurul Salsa
- 20 Jul 2026 20:50 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Kepulauan Selayar - Tim Sar temukan titik terang dalam Operasi SAR tenggelamnya KM Nurul Salsa. Sebuah rakit gabus yang membawa tas berisi sejumlah identitas diduga milik penumpang kapal ditemukan oleh nelayan di perairan Pangkep.
Informasi tersebut dibenarkan Kepala Kantor Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar. Menurutnya, temuan itu kini sedang ditelusuri untuk memastikan keterkaitannya dengan musibah tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar.
"Arif menjelaskan pihaknya mendapatkan informasi dari nelayan di perairan Pangkep bahwa ditemukan sebuah rakit gabus yang di atasnya terdapat sebuah tas berisi sejumlah identitas. Kami menduga barang-barang tersebut merupakan milik penumpang KM Nurul Salsa. Saat ini tim masih melakukan penelusuran dan pendalaman terhadap informasi tersebut," kata Arif.
Pihak Basarnas mengungkap, temuan rakit gabus beserta tas dan identitas tersebut menjadi petunjuk penting dalam pengembangan area pencarian. Tim SAR Gabungan kini terus berkoordinasi untuk memverifikasi lokasi penemuan serta menyesuaikannya dengan pola arus laut guna mengoptimalkan pencarian korban yang masih belum ditemukan.
Saat ini hari keenam operasi, proses pencarian masih terus berlangsung dengan melibatkan unsur Basarnas, TNI, Polri, KRI Marlin-877, serta berbagai potensi SAR lainnya. Setiap temuan di lapangan akan dianalisis sebagai bagian dari upaya menemukan seluruh korban yang masih dinyatakan hilang.
Sementara itu penyisiran di perairan utara Pulau Sanipa, KRI Marlin-877 menemukan satu unit swimvest bertuliskan "KM Nurul Salsa" yang hanyut di laut. Swimvest tersebut langsung diamankan untuk dianalisis sebagai petunjuk dalam menentukan pengembangan area pencarian terhadap korban yang hingga kini masih belum ditemukan.
Dua temuan tersebut menjadi petunjuk baru bagi Tim SAR Gabungan dalam memperluas area pencarian pada hari keenam operasi. Hingga kini, penyisiran terus dilakukan melalui unsur laut dan udara untuk menemukan 18 korban yang masih dinyatakan hilang.
Basarnas berharap setiap informasi maupun temuan dari masyarakat pesisir dan nelayan dapat segera dilaporkan karena berpotensi membantu mempercepat proses pencarian korban KM Nurul Salsa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....