Dinsos Makassar Dampingi Lansia Terlantar yang Viral di Media Sosial
- 20 Jul 2026 19:48 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait seorang lanjut usia (lansia) terlantar yang viral di media sosial. Lansia bernama Ahmad Saleh (78) itu diketahui tinggal seorang diri di Jalan Bonto Ramba Lorong 1A, Kelurahan Pa'baeng-baeng, Kecamatan Tamalate.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Makassar, Muhammad Zuhur Daeng Ranca, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan pekerja sosial Bidang Rehabilitasi Sosial wilayah Dapil V untuk melakukan asesmen lapangan setelah menerima informasi tersebut.
"Tim pekerja sosial kami langsung melakukan asesmen untuk memastikan kondisi lansia tersebut sekaligus mengidentifikasi kebutuhan penanganan yang diperlukan," kata Zuhur, Minggu 19 Juli 2026.
Hasil asesmen menunjukkan Ahmad Saleh masuk dalam kategori Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) lansia terlantar. Ia juga tercatat berada pada kategori desil 0 atau kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.
Menurut Zuhur, Ahmad Saleh belum pernah menerima bantuan sosial pemerintah dan belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan Kartu Indonesia Sehat (KIS).
Selama sekitar 20 tahun, Ahmad Saleh menumpang tinggal di atas lahan milik warga bernama Johan Daeng Bella. Pemilik lahan mengizinkan Ahmad menetap karena prihatin melihat kondisinya yang hidup sebatang kara tanpa keluarga.
Sebelumnya, Ahmad diketahui pernah tinggal di sekitar kawasan Sekolah Pertiwi. Namun, ia harus meninggalkan lokasi tersebut karena tidak lagi diizinkan menetap.
"Pemilik lahan juga mengaku telah beberapa kali berupaya mencari keberadaan keluarga Ahmad Saleh. Namun hingga kini, tidak ada keluarga yang berhasil ditemukan maupun dihubungi," ujar Zuhur.
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Ahmad bekerja sebagai tukang parkir di sekitar Sekolah Pertiwi setiap pagi hingga siang hari. Dari pekerjaan itu, ia memperoleh penghasilan sekitar Rp10 ribu hingga Rp20 ribu per hari.
Dinas Sosial juga mencatat Ahmad beberapa kali menerima bantuan dari warga sekitar berupa beras, sembako, dan kebutuhan pokok lainnya. Meski terdapat informasi bahwa sebagian bantuan pernah dijual kembali, Dinsos menegaskan penanganan tetap dilakukan dengan pendekatan kemanusiaan.
"Langkah awal yang kami lakukan yakni berkoordinasi dengan Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial untuk mengurus kepesertaan BPJS KIS agar Ahmad Saleh mendapatkan akses layanan kesehatan," jelas Zuhur.
Selain itu, Dinas Sosial akan berkoordinasi dengan pemerintah setempat, termasuk ketua RT dan RW, untuk memastikan pendampingan berkelanjutan bagi Ahmad Saleh.
Sebagai solusi jangka panjang, Dinsos mempertimbangkan merujuk Ahmad Saleh ke panti sosial lanjut usia atau Sentra Wirajaya agar memperoleh perawatan dan pendampingan yang lebih layak sesuai kebutuhannya.
Sementara itu, kisah Ahmad Saleh yang viral di media sosial mengundang simpati masyarakat. Sejumlah warga dan komunitas telah datang memberikan bantuan, sementara Pemerintah Kelurahan Pa'baeng-baeng juga turut memberikan perhatian dan dukungan kepada lansia tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....