Basarnas Perluas Pencarian Korban KM Nurul Salsa di Hari Kelima
- 19 Jul 2026 12:40 WIB
- Makassar
RRI. CO. ID, Makassar - Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, memasuki hari kelima pada Minggu, 19 Juli 2026. Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan penyisiran dengan memperluas wilayah pencarian menjadi 1.305 nautical mile persegi (nm²) sebagai upaya memaksimalkan pencarian terhadap korban yang masih belum ditemukan.
Area operasi dibagi menjadi empat sektor pencarian. Masing-masing sektor memiliki luas sekitar 337,5 nautical mile persegi dan disisir oleh sejumlah armada laut yang telah ditugaskan.
Unsur yang terlibat dalam penyisiran meliputi KN SAR Puntadewa 250, KN SAR Pacitan 102, KRI Marlin 877, serta KRI Hiu 634 yang memperkuat operasi di lapangan.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan penambahan armada dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pencarian di wilayah operasi yang semakin luas.
"Pada hari kelima operasi SAR, kami memperluas area pencarian menjadi 1.305 nautical mile persegi yang dibagi ke dalam empat sektor. Operasi juga diperkuat dengan bergabungnya KRI Marlin 877 dan KRI Hiu 634 sehingga diharapkan penyisiran dapat berlangsung lebih efektif," ujar Andi Sultan.
Selain memperkuat unsur pencarian, Basarnas juga memastikan proses evakuasi korban selamat berjalan lancar. KN SAR Kamajaya saat ini sedang menuju Pelabuhan Benteng, Selayar, dengan membawa lima korban selamat yang ditemukan sehari sebelumnya.
"Setelah menyerahkan lima korban selamat kepada pihak rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, KN SAR Kamajaya akan kembali bergabung dalam operasi pencarian KM Nurul Salsa," tambahnya.
Berdasarkan data sementara, KM Nurul Salsa mengangkut 78 orang. Dari jumlah tersebut, 57 orang berhasil ditemukan selamat dan satu korban ditemukan meninggal dunia.
Sementara itu, sebanyak 20 penumpang lainnya masih dinyatakan hilang dan terus menjadi fokus pencarian Tim SAR Gabungan.
Operasi ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas Makassar, Pos SAR Selayar, Basarnas Kendari, Basarnas Maumere, TNI AL, TNI AU, Polair, BPBD Kepulauan Selayar, Syahbandar, SROP Selayar, awak kapal SAR, hingga nelayan yang turut membantu proses pencarian.
Basarnas juga mengingatkan seluruh personel agar tetap mengutamakan keselamatan selama bertugas mengingat kondisi cuaca di perairan Selayar masih dipengaruhi gelombang setinggi dua hingga tiga meter.
Evaluasi operasi dilakukan setiap hari berdasarkan hasil penyisiran di masing-masing sektor. Pencarian akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban berhasil ditemukan atau sesuai prosedur operasi SAR yang berlaku.(**)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....