TPAKD Perkuat Kesiapan UMKM menuju Pembiayaan Berkualitas

  • 18 Jul 2026 20:21 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID- Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) terus memperkuat perannya dalam mendorong kemajuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), tidak hanya dengan mempertemukan pelaku usaha dengan lembaga keuangan, tetapi juga memastikan UMKM memiliki kesiapan untuk memperoleh pembiayaan secara sehat dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan oleh Soedarmanto, Asisten Manajer Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, dalam program Obrolan Teras UMKM yang disiarkan pada Kamis, 16 Juli 2026 di Pro 4 RRI Makassar.

Dalam pemaparannya, Soedarmanto menjelaskan bahwa masih banyak pelaku UMKM yang memiliki usaha berpotensi berkembang, namun belum memenuhi persyaratan untuk mendapatkan akses pembiayaan. Kendala yang umum dihadapi antara lain belum adanya pencatatan keuangan yang tertib, legalitas usaha yang belum lengkap, serta minimnya pemahaman mengenai produk dan layanan pembiayaan.

Karena itu, melalui sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan berbagai mitra strategis, TPAKD mendorong peningkatan kapasitas UMKM melalui pelatihan, pendampingan, hingga penguatan kelembagaan usaha. Pendekatan tersebut dinilai lebih efektif karena pembiayaan yang diterima pelaku usaha benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas dan mengembangkan usaha, bukan sekadar menambah beban utang.

"TPAKD tidak hanya berperan membuka akses pembiayaan, tetapi juga memastikan pelaku UMKM siap menerima pembiayaan tersebut. Dengan pendampingan, penguatan kapasitas, dan literasi yang memadai, pembiayaan dapat menjadi modal untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha, bukan menjadi beban baru bagi pelaku UMKM," ujar Soedarmanto.

Selain memperluas akses keuangan, OJK juga terus menekankan pentingnya peningkatan literasi keuangan di masyarakat. Menurut Soedarmanto, akses terhadap layanan keuangan harus berjalan beriringan dengan kemampuan memahami dan memanfaatkannya secara tepat. Tanpa literasi yang memadai, masyarakat berpotensi menghadapi berbagai risiko, termasuk kesalahan dalam memilih produk keuangan maupun menjadi korban kejahatan keuangan.

Melalui TPAKD, OJK secara aktif menggelar edukasi keuangan kepada berbagai lapisan masyarakat melalui Program GENCARKAN. Sasaran program ini meliputi pelajar, mahasiswa, aparatur sipil negara (ASN), pelaku UMKM, petani, nelayan, perempuan, hingga masyarakat umum.

Materi edukasi yang diberikan tidak hanya mencakup pentingnya menabung dan memperoleh pembiayaan, tetapi juga pengelolaan keuangan keluarga, pemahaman hak dan kewajiban sebagai konsumen jasa keuangan, cara mengenali investasi yang legal, serta upaya menghindari berbagai bentuk penipuan dan kejahatan di sektor keuangan.

Melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara OJK, TPAKD, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan semakin banyak UMKM yang mampu tumbuh menjadi usaha yang tangguh, produktif, dan memiliki akses pembiayaan yang sehat, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....