Penuh Haru dan Ceria, Murid Baru MISS Ummu Kalsum Cari Ibu Kandung lewat Ikatan Emosi

  • 17 Jul 2026 12:57 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, MAKASSAR — Rangkaian kegiatan Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATA MUDA) Tahun Pelajaran 2026-2027 di MISS Ummu Kalsum Sudiang resmi berakhir. Kegiatan yang ditujukan untuk menyambut para peserta didik baru ini ditutup dengan sebuah tradisi unik yang melibatkan interaksi langsung antara murid dan orang tua, khususnya para ibu.

Sejak hari pertama, MATA MUDA (Masa Ta'aruf Murid Madrasah) dirancang untuk mempermudah masa transisi anak-anak dari lingkungan rumah atau taman kanak-kanak menuju jenjang madrasah ibtidaiyah. Berbagai program pengenalan lingkungan sekolah, guru, dan sarana prasarana dikemas secara interaktif. Hal ini bertujuan agar para murid baru bisa memulai tahun ajaran dengan perasaan gembira.

Suasana hari terakhir penutupan MATA MUDA berlangsung sangat meriah namun sarat akan keharuan. Pihak madrasah sengaja menghadirkan sebuah permainan sederhana yang bertajuk challenge "Mencari Mama". Berbeda dari permainan pada umumnya di mana orang tua mencari anak, kali ini peran tersebut dibalik untuk menguji kepekaan sang anak.

Dalam tantangan ini, para ibu diminta berbaris dengan mengenakan topeng yang sama, sehingga wajah mereka tidak terlihat secara kasatmata. Anak-anak, khususnya dari kelas 1, kemudian diminta untuk mengenali dan menemukan ibu kandung mereka masing-masing hanya dengan mengandalkan ingatan, aroma, atau ciri khas lainnya yang mereka kenali dari sang ibu.

Wali Kelas 1 MISS Ummu Kalsum, Zulasmi, SE.Gr., mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan orientasi ini. Saat diwawancarai oleh RRI, beliau menekankan pentingnya masa adaptasi yang menyenangkan bagi tumbuh kembang mental anak-anak di awal persekolahan.

"Alhamdulillah rangkaian kegiatan masa ta'aruf murid madrasah atau MATA MUDA tahun pelajaran 2026-2027 telah resmi ditutup. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi murid-murid baru khususnya kelas 1 untuk mengenali lingkungan madrasah, para guru, teman-teman, serta membangun semangat belajar sejak hari pertama. Selama MATA MUDA, anak-anak mengikuti berbagai kegiatan edukatif yang dikemas secara menyenangkan sehingga mereka dapat beradaptasi dengan lingkungan sekolah tanpa rasa takut maupun rasa canggung," ujar Zulasmi.

Beliau juga menjelaskan filosofi di balik permainan challenge "Mencari Mama" yang dihadirkan pada puncak acara. Menurutnya, permainan sederhana tersebut memiliki dimensi edukasi yang cukup mendalam, terutama dalam melatih fungsi kognitif dan psikologis anak-anak usia dini.

"Nah, pada acara penutupan kami menghadirkan sebuah permainan yang berbeda yaitu challenge mencari mama. Nah, jika biasanya orang tua yang mencari anaknya, kali ini anak-anak lah yang diberi tantangan untuk menemukan ibu mereka di antara para bunda yang mengenakan topeng yang sama. Permainan sederhana ini ternyata memberikan banyak manfaat, selain menghadirkan suasana pengetahuan dan keceriaan, kegiatan ini juga melatih konsentrasi anak, kemudian daya ingat, kemudian keberanian, serta mempererat ikatan emosional antara anak dan orang tua. Dan alhamdulillah, orang tua dan seluruh peserta antusias dengan kegiatan MATA MUDA ini," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....