BPBD Makassar Catat 50 Ribu Warga di 6 Kecamatan Berpotensi Terdampak Kekeringan
- 16 Jul 2026 07:15 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar mencatat sekitar 50.342 jiwa yang tersebar di enam kecamatan berpotensi terdampak kekeringan selama musim kemarau. Kepala BPBD Kota Makassar, Fadli Tahar, mengatakan hasil asesmen menunjukkan warga yang paling rentan terdampak merupakan masyarakat yang selama ini bergantung pada air tanah sebagai sumber utama air bersih.
"Berdasarkan hasil asesmen BPBD Kota Makassar, terdapat sekitar 50.342 jiwa yang berpotensi terdampak bencana kekeringan. Mereka tersebar di enam kecamatan dengan total 173 titik pada 27 kelurahan," ujar Fadli Tahar, Rabu 15 Juli 2026.
Menurut Fadli, BPBD telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi apabila dampak kekeringan semakin meluas. "Kami telah menyiapkan empat unit mobil tangki air, 57 tandon air, empat unit pompa air, serta 180 personel yang siap diterjunkan untuk membantu distribusi air bersih kepada masyarakat," katanya.
Ia menjelaskan, bantuan air bersih akan diprioritaskan kepada masyarakat yang selama ini mengandalkan air tanah, sedangkan wilayah yang masih terlayani jaringan Perumda Air Minum (PDAM) hingga kini relatif aman. "Prioritas kami adalah warga yang bergantung pada air tanah. Untuk kawasan yang masih mendapatkan pasokan dari jaringan PDAM, kondisinya sejauh ini masih aman," ucapnya.
Fadli juga mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak selama musim kemarau dan segera melaporkan apabila mengalami kesulitan memperoleh air bersih. "Kami mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan air. Jika ada wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, segera laporkan kepada BPBD agar bantuan dapat segera kami salurkan," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....