Program Cek Kesehatan Gratis Asta Cita Presiden untuk Indonesia yang Lebih Sehat
- 15 Jul 2026 11:32 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Pemerintah terus memperkuat upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menjadi salah satu implementasi Asta Cita Presiden dalam memperluas akses pelayanan kesehatan yang berkualitas dan merata bagi seluruh masyarakat. Program tersebut menjadi pembahasan dalam Dialog Interaktif PRO1 RRI Makassar edisi Rabu (15/7/2026) yang dipandu Arfan Yusri dengan menghadirkan narasumber dr. M. Arif Sutrisno Amin, MARS, Sekretaris Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Makassar, yang dihubungi melalui sambungan telepon.
Dr. Arif menjelaskan bahwa Program Cek Kesehatan Gratis merupakan langkah nyata pemerintah dalam menggeser paradigma pelayanan kesehatan dari kuratif menjadi promotif dan preventif. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan secara berkala memungkinkan masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal sehingga berbagai penyakit dapat dicegah sebelum berkembang menjadi lebih serius. "Program ini sejalan dengan semangat Asta Cita Presiden yang menempatkan pembangunan kesehatan sebagai fondasi dalam menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang unggul," ujarnya. Rabu, 15 juli 2026.
Ia mengatakan, banyak penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit ginjal, hingga penyakit jantung berkembang tanpa gejala pada tahap awal. Karena itu, deteksi dini melalui pemeriksaan kesehatan menjadi langkah yang sangat penting. "Melalui cek kesehatan gratis, faktor risiko dapat diketahui lebih cepat sehingga masyarakat memiliki kesempatan melakukan perubahan gaya hidup atau mendapatkan penanganan medis sebelum muncul komplikasi," jelas dr. Arif.
Menurutnya, program tersebut juga menjadi bentuk pemerataan layanan kesehatan karena dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Selama ini masih banyak warga yang enggan melakukan pemeriksaan kesehatan karena terkendala biaya ataupun merasa dirinya masih sehat. "Padahal, seseorang yang merasa sehat belum tentu benar-benar sehat. Pemeriksaan berkala adalah investasi kesehatan yang manfaatnya jauh lebih besar dibandingkan biaya pengobatan ketika penyakit sudah berat," katanya.
Dr. Arif menambahkan, keberhasilan Program Cek Kesehatan Gratis tidak hanya bergantung pada pemerintah dan tenaga kesehatan, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat. Kesadaran untuk memanfaatkan layanan yang telah disediakan menjadi kunci agar tujuan program dapat tercapai. "Masyarakat harus melihat program ini sebagai kesempatan emas untuk mengetahui kondisi kesehatannya, bukan menunggu sampai muncul keluhan," tuturnya.
Selain melakukan pemeriksaan kesehatan, ia mengingatkan pentingnya menerapkan pola hidup sehat sebagai tindak lanjut dari hasil pemeriksaan. Pola makan bergizi seimbang, aktivitas fisik secara rutin, tidak merokok, mengelola stres, serta istirahat yang cukup menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam menjaga kesehatan. "Cek kesehatan hanyalah langkah awal. Perubahan perilaku sehat adalah kunci utama agar kita tetap produktif dan terhindar dari berbagai penyakit," ungkapnya.
Menutup dialog, dr. M. Arif Sutrisno Amin mengajak masyarakat memanfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis sebagai momentum membangun budaya hidup sehat. Ia berharap masyarakat tidak hanya datang untuk memeriksakan kesehatan, tetapi juga berkomitmen menjaga kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. "Mari manfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis sebagai bagian dari ikhtiar bersama mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan berkualitas. Semakin dini kita mengenali kondisi kesehatan, semakin besar peluang kita menjalani hidup yang lebih baik," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....