Pangdam XIV/Hasanuddin Perkuat Integritas, dan Semangat Juang Prajurit

  • 07 Jul 2026 22:04 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko memberikan kuliah tujuh menit (kultum) kepada prajurit dan PNS lingkup Makodam usai pelaksanaan Sholat Dzuhur berjamaah di Masjid Sultan Hasanuddin, Makodam, Jl. Urip Sumoharjo, Kota Makassar. Selasa 7 Juli 2026. Kuliah 7 menit dilakukan Pangdam kepada Prajuritnya dan PNS Kodam, guna meningkatkan keimanan, menjaga integritas, serta menjadikan setiap tantangan sebagai pemacu semangat dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.

Di hadapan para prajurit dan PNS, Pangdam menegaskan agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai penilaian negatif maupun hinaan dari pihak lain. Menurut Panggam, bahwa setiap profesi memiliki kehormatan masing-masing, terlebih profesi sebagai prajurit TNI yang merupakan panggilan pengabdian kepada bangsa dan negara.

"Setiap profesi memiliki kehormatan masing - masing demikian pula profesi prajurit TNI yang memiliki kehormatan panggilan untuk pengabdian kepada bangsa dan negara yang tentu berbeda dengan profesi lain,"Ujar Mayjen TNI Bangun Nawoko.

Pangdam pun mengingatkan kepada Seluruh Prajurit dan PNS Kodam XIV/Hasanuddin agar tetap fokus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, terus memperbaiki diri, serta tidak terpancing oleh berbagai provokasi yang dapat mengganggu soliditas dan semangat pengabdian. Prajurit dan PNS harus senantiasa menjaga soliditas dan kekompakan, tidak mudah terpengaruh hal - hal yang dapat memancing ataupun mengganggu semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

"Saya ingatkan kepada Seluruh Prajurit dan PNS agar tetap fokus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab terus memperbaiki diri tidak mudah terpengaruh ataupun terpancing hal - hal yang mengganggu soliditas dan kekompakan agar semangat pengabdian kepada bangsa dan negara tetap terjaga," Ucapnya.

Mayjen TNI Bangun Nawoko mengatakan kepada Prajurit dan PNS Kodam XIV/Hasnauddin bahwa tidak ada profesi, jabatan, pangkat ataupun posisi yang terhina jika dihinakan, jika perkataan orang dijadikan sebagai motivasi untuk berbuat yang lebih baik. Jika ada hinaan - hinaan agar tidak mudah terprovokasi, mamun harus dijadikan semuanya dijadikan motivasi dan umtuk selalu ikhlas mengabdi kepada bangsa dan negara.

"Saya tidak pernah melihat profesi, jabatan, pangkat maupun posisi terhina seperti yang sering disampaikan orang. Justru kita harus termotivasi dengan hinaan-hinaan itu jangan mudah terprovokasi, tetapi jadikan semuanya sebagai motivasi untuk berbuat lebih baik lagi dan meraih kebahagiaan dunia maupun akhirat,"Kata Pangdam.

Sesungguhnya kita sudah ditakdirkan menjadi tentara lanjut Mayjen TNI Bangun Nawoko. Profesi tentara adalah profesi yang luar biasa, karena tidak ada profesi lain yang dengan ikhlas bersumpah siap mewakafkan jiwa dan raga demi Ibu Pertiwi." Pesan tersebut diharapkan semakin memperkokoh semangat pengabdian, loyalitas, dan kebanggaan prajurit Kodam XIV/Hasanuddin dalam menjalankan amanah menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,"tegasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....