Edukasi Pencegahan Anemia Sasar Remaja di Kabupaten Soppeng

  • 03 Jul 2026 17:34 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID,Makassar — Upaya meningkatkan kesadaran remaja terhadap pentingnya pencegahan anemia dan stunting terus dilakukan melalui edukasi kesehatan serta pembagian Tablet Tambah Darah (TTD). Mahasiswa Praktik Belajar Lapangan (PBL) III Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin menggelar kegiatan tersebut di Kelurahan Bila, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, pada Kamis, 2 juli 2026.

Kegiatan yang melibatkan masyarakat setempat ini diikuti oleh 11 remaja dan mendapat sambutan positif dari para peserta. Dalam penyuluhan tersebut, para remaja diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengonsumsi Tablet Tambah Darah secara rutin sebagai upaya mencegah anemia. Pencegahan anemia sejak usia remaja dinilai penting karena tidak hanya berpengaruh terhadap kesehatan, daya konsentrasi, dan prestasi belajar, tetapi juga menjadi salah satu langkah strategis dalam mencegah stunting pada generasi mendatang, khususnya bagi remaja putri yang kelak akan menjadi calon ibu.

Dalam pelaksanaan kegiatan, mahasiswa PBL III FKM Unhas menggerakkan salah satu aset masyarakat, yakni Ketua RT, Hj. Musdiana, yang berperan aktif membantu mengumpulkan para remaja sehingga kegiatan edukasi dapat berlangsung dengan baik. “Remaja perlu dibekali pengetahuan yang benar mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, termasuk memahami manfaat Tablet Tambah Darah bagi pertumbuhan dan masa depan mereka. Kami sangat mendukung kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa FKM Universitas Hasanuddin ini. Remaja adalah generasi penerus, sehingga mereka perlu diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan. Dengan adanya edukasi seperti ini, mereka menjadi lebih mengerti mengapa Tablet Tambah Darah perlu dikonsumsi secara rutin sesuai anjuran,” ujar Hj. Musdiana.

Materi edukasi disampaikan secara interaktif, meliputi pengertian anemia, penyebab dan dampaknya bagi remaja, hubungan anemia dengan risiko stunting di masa depan, manfaat Tablet Tambah Darah, serta cara mengonsumsi Tablet Tambah Darah yang benar. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan pertanyaan terkait keluhan maupun mitos seputar konsumsi Tablet Tambah Darah.

Antusiasme para remaja terlihat sepanjang kegiatan. Mereka aktif mengikuti sesi tanya jawab dan menunjukkan ketertarikan untuk memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak usia remaja. Setelah penyuluhan selesai, mahasiswa membagikan Tablet Tambah Darah kepada seluruh peserta sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pencegahan anemia dan stunting di tingkat masyarakat.

Mahasiswa PBL III FKM Unhas menilai bahwa anemia pada remaja masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian karena dapat memengaruhi pertumbuhan, daya tahan tubuh, kemampuan belajar, hingga produktivitas di masa mendatang. Selain itu, anemia pada remaja putri juga berisiko berlanjut hingga masa kehamilan dan dapat meningkatkan risiko melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah maupun stunting. Oleh karena itu, edukasi serta pemberian Tablet Tambah Darah secara rutin menjadi salah satu langkah preventif yang efektif.

Melalui kegiatan ini, diharapkan remaja di Kelurahan Bila semakin memahami pentingnya mengonsumsi Tablet Tambah Darah sesuai anjuran serta mampu menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan tokoh lingkungan diharapkan dapat terus memperkuat upaya peningkatan kesehatan remaja sebagai investasi untuk mewujudkan generasi yang sehat, bebas anemia, bebas stunting, produktif, dan berkualitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....