Jangan Percaya Mitos Patah Tulang
- 29 Jun 2026 21:27 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Patah tulang masih sering dikaitkan dengan berbagai mitos di masyarakat. Kondisi itu dapat memperlambat penanganan medis yang tepat. Sebagian orang masih percaya patah tulang cukup dipijat atau dibalur ramuan tradisional. Padahal tindakan tersebut berisiko memperparah cedera.
Dokter spesialis ortopedi mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi tanpa dasar ilmiah. Penanganan awal sangat menentukan proses penyembuhan tulang.
dr. Fadil Mula Putra M.Biomed, SpOT, FICS, AIFO-K, dokter spesialis ortopedi, saat berbincang di Pro 1 RRI Makassar, Minggu, 28 Juni 2026 menjelaskan banyak pasien datang setelah menjalani pengobatan yang keliru. Kondisi itu sering membuat cedera menjadi lebih berat. "Banyak mitos mengenai patah tulang masih dipercaya masyarakat. Padahal tidak semuanya benar dan justru bisa memperburuk kondisi pasien," ujar dr. Fadil.
Ia menjelaskan setiap patah tulang membutuhkan pemeriksaan menyeluruh sebelum menentukan terapi. Pemeriksaan dilakukan melalui evaluasi klinis dan penunjang sesuai kebutuhan. Masyarakat juga diminta segera menuju fasilitas kesehatan apabila mengalami dugaan patah tulang. Penanganan cepat dapat mengurangi risiko komplikasi dan kecacatan.
Edukasi mengenai patah tulang diharapkan mampu mengurangi praktik pengobatan yang tidak sesuai. Informasi kesehatan harus diperoleh dari tenaga medis yang kompeten.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....