Munafri Buka Sekolah Lapang Cuaca Nelayan 2026, Dorong Pemanfaatan Teknologi
- 28 Jun 2026 20:03 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, resmi membuka kegiatan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) 2026 yang diselenggarakan Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Makassar di Gedung Marketing Office CPI Makassar, Sabtu 27 Juni 2026. Kegiatan tersebut diikuti 45 peserta yang terdiri atas nelayan tangkap, pembudidaya ikan, dan pelaku usaha perikanan di Kota Makassar.
Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam memahami informasi cuaca maritim guna mendukung keselamatan pelayaran sekaligus meningkatkan produktivitas hasil tangkapan. Dalam sambutannya, Munafri mengapresiasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) atas penyelenggaraan SLCN 2026. Menurutnya, edukasi mengenai informasi cuaca menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat pesisir di tengah perkembangan teknologi.
"Nelayan sekarang bukan lagi pergi ke laut hanya untuk mencari ikan, tetapi datang untuk menangkap ikan. Dengan dukungan teknologi, aktivitas melaut menjadi lebih terarah sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan nelayan," ujar Munafri.
Ia menjelaskan, pemanfaatan informasi prakiraan cuaca dan potensi lokasi penangkapan ikan membuat aktivitas melaut menjadi lebih efektif, efisien, dan aman dibandingkan sebelumnya yang masih mengandalkan perkiraan secara tradisional. Munafri juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk terus menghadirkan program pendukung bagi nelayan, salah satunya melalui bantuan perangkat GPS guna membantu menentukan lokasi penangkapan ikan secara lebih akurat.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, BMKG, dan masyarakat nelayan menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas sektor perikanan sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan akibat cuaca buruk. Sebagai bentuk penguatan kolaborasi, Munafri mengusulkan agar informasi prakiraan cuaca BMKG dapat diintegrasikan ke dalam aplikasi layanan digital Pemerintah Kota Makassar, LONTARA Plus.
Melalui integrasi tersebut, nelayan diharapkan dapat mengakses informasi cuaca, kondisi gelombang, hingga peringatan dini dalam satu platform layanan pemerintah. "Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi benar-benar diaplikasikan dalam aktivitas para nelayan. Pemerintah Kota Makassar akan terus mendukung program-program seperti ini agar berlangsung secara berkelanjutan," katanya.
Munafri berharap ilmu yang diperoleh peserta selama mengikuti SLCN 2026 dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari dan diteruskan kepada nelayan lainnya, sehingga budaya melaut yang aman, produktif, dan berbasis informasi cuaca semakin berkembang di Kota Makassar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....