Munafri Dampingi Komisi VIII DPR RI Tinjau Gudang Buffer Stock Logistik Bencana
- 25 Jun 2026 13:59 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendampingi Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR RI ke Gudang Regional Indonesia Timur yang berfungsi sebagai pusat penyimpanan buffer stock logistik bencana di Jalan Salodong, Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Rabu 24 Juni 2026.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan Komisi VIII DPR RI di bidang perlindungan dan jaminan sosial terhadap program Kementerian Sosial Republik Indonesia di Provinsi Sulawesi Selatan.
Rombongan dipimpin Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko, dan dihadiri anggota Komisi VIII DPR RI, jajaran Kementerian Sosial RI, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, serta Pemerintah Kota Makassar.
Singgih Januratmoko menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan gudang dan ketersediaan logistik kebencanaan, sekaligus menyerap masukan dari jajaran Kementerian Sosial terkait kondisi buffer stock logistik bencana.
"Hasil peninjauan lapangan ini akan menjadi bahan evaluasi Komisi VIII DPR RI dalam menjalankan fungsi pengawasan, terutama terkait dukungan anggaran dan kesiapan logistik kebencanaan nasional. Terima kasih atas sambutan yang baik sehingga kunjungan spesifik ini dapat berjalan lancar," ujarnya.
Dalam sambutannya, Munafri Arifuddin menyampaikan apresiasi atas perhatian Komisi VIII DPR RI terhadap isu kebencanaan dan perlindungan sosial yang menjadi tantangan bagi daerah.
"Atas nama Pemerintah Kota Makassar, kami mengucapkan selamat datang kepada pimpinan dan anggota Komisi VIII DPR RI di Kota Makassar. Kehadiran ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam upaya penanggulangan bencana dan perlindungan sosial bagi masyarakat," katanya.
Munafri mengungkapkan bahwa Kota Makassar menghadapi sejumlah tantangan kebencanaan, terutama meningkatnya risiko kebakaran saat musim kemarau serta persoalan ketersediaan air bersih akibat tingginya tingkat kehilangan air pada jaringan distribusi.
Selain itu, sebagai kota metropolitan dengan mobilitas penduduk yang tinggi, Makassar juga menghadapi berbagai persoalan sosial, seperti penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), warga terlantar, serta kebutuhan penguatan basis data kesejahteraan sosial.
Menurutnya, data yang akurat menjadi faktor penting agar program bantuan sosial dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
Munafri juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial RI dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas dukungan yang selama ini diberikan dalam penanganan kebencanaan di Makassar. Ia menilai program seperti Kampung Siaga Bencana menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai potensi bencana.
Pada kesempatan tersebut, Munafri turut memaparkan rencana pengembangan kawasan Untia sebagai salah satu pusat pertumbuhan baru Kota Makassar. Kawasan ini diproyeksikan menjadi lokasi sejumlah proyek strategis, mulai dari stadion sepak bola bertaraf internasional, kantor Badan Keamanan Laut Republik Indonesia, sekolah pelayaran terbesar di Indonesia Timur, Sekolah Rakyat, hingga Kampung Nelayan Merah Putih.
"Kawasan ini merupakan daerah pengembangan baru Kota Makassar. Ke depan akan dibangun stadion sepak bola bertaraf internasional, kantor Bakamla, sekolah pelayaran terbesar di Indonesia Timur, sekolah rakyat, hingga Kampung Nelayan Merah Putih," jelasnya.
Ia menambahkan, keberadaan Gudang Regional Indonesia Timur di kawasan Untia memiliki posisi yang sangat strategis karena berada di tengah wilayah yang terus berkembang dan diproyeksikan menjadi pusat aktivitas baru Kota Makassar.
Dengan dukungan infrastruktur dan berbagai proyek pembangunan yang direncanakan, Pemerintah Kota Makassar berharap kawasan Untia tidak hanya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi bencana serta berbagai persoalan sosial di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....