Keberadaan Koperasi Merah Putih layaknya Menanam Budi Menggapai Harapan
- 23 Jun 2026 21:30 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Tema "Menanam Budi Menggapai Harapan" dipilih sebagai landasan filosofis dalam pengembangan Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kota Makassar. Hal tersebut di katakan Andi Agusriadi, ST., MM - Tenaga Ahli Tata Kelola Kelembagaan Koperasi Inkuboator Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, dalam dialog Teras UMKM Pro4 RRI Makassar pada hari Senin, 22 Juni 2026 , tema tersebut sangat relevan dengan kondisi koperasi yang saat ini masih berada pada tahap awal pembangunan dan membutuhkan kerja keras serta komitmen bersama dari seluruh anggotanya.
Ia menjelaskan bahwa frasa tersebut terdiri atas empat kata yang memiliki makna mendalam, yaitu menanam, budi, menggapai, dan harapan. Kata menanam dimaknai sebagai proses awal yang membutuhkan kerja keras, kesabaran, keikhlasan, dan konsistensi. Sebagaimana sebuah tanaman yang tidak langsung berbuah, koperasi juga memerlukan proses perawatan dan pengembangan yang dilakukan secara berkelanjutan agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, budi diartikan sebagai kebaikan, akhlak mulia, kearifan, jasa, dan semangat gotong royong. Dalam budaya Nusantara, budi merupakan modal sosial yang sangat berharga karena menjadi dasar terbentuknya kepercayaan dan kerja sama di tengah masyarakat.
Adapun kata menggapai menggambarkan usaha aktif yang dilakukan dengan penuh semangat untuk mencapai tujuan yang lebih tinggi. Sedangkan harapan dimaknai sebagai cita-cita akan masa depan yang lebih baik, yang diwujudkan melalui kemakmuran dan kesejahteraan bersama.
"Makna utama dari tema tersebut sejalan dengan filosofi hukum tabur-tuai, yaitu hasil yang diperoleh pada masa depan sangat bergantung pada apa yang ditanam pada hari ini. Jika masyarakat menanam kebaikan, kepedulian, dan kerja keras, maka hasil yang akan dipetik adalah terwujudnya cita-cita serta harapan yang diinginkan bersama, "ucapnya.
Ia juga menekankan pentingnya investasi sosial melalui budaya gotong royong. Menurutnya, menanam budi berarti hidup tidak hanya untuk kepentingan diri sendiri, tetapi juga memberikan kontribusi bagi masyarakat melalui tindakan saling membantu, menyumbangkan tenaga, pikiran, maupun modal tanpa mengharapkan imbalan. Kebaikan kolektif tersebut menjadi fondasi utama dalam membangun kesejahteraan bersama.
"Harapan kami, Koperasi Kelurahan Merah Putih diawali dengan niat yang baik. Dengan kerja keras dan semangat kebersamaan, Insyaallah hasil yang diperoleh di masa depan akan maksimal, sehingga koperasi ini mampu menjadi wadah yang kuat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat perekonomian lokal, menciptakan peluang usaha, serta menumbuhkan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan bagi seluruh anggotanya”, ujar Agus.
Lebih lanjut, Agus mengatakan bahwa frasa menggapai harapan juga mencerminkan sikap optimis dalam menghadapi berbagai tantangan. Menurutnya, seberat apa pun kondisi yang dihadapi saat ini, perubahan positif tetap dapat diwujudkan apabila masyarakat bersedia memulai langkah-langkah nyata melalui berbagai aksi kebaikan.
“Koperasi Kelurahan Merah Putih, meskipun berawal dengan modal usaha yang terbatas, mampu berkembang melalui kerja keras, semangat gotong royong, dan pengelolaan yang baik sehingga dapat meraih kesuksesan di masa mendatang. Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa koperasi tidak hanya menjadi wadah untuk memenuhi kebutuhan ekonomi anggotanya, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan, serta memperkuat kemandirian ekonomi di tingkat kelurahan”, jelasnya.
Sebagai implementasi nyata dari tema tersebut, Agus menjelaskan bahwa warga kelurahan diharapkan secara sukarela menyatukan modal melalui simpanan, tenaga, kejujuran, dan partisipasi aktif untuk membangun koperasi yang kuat. Pengurus menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, sementara sesama anggota saling mendukung perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di lingkungan sekitar.
“Melalui semangat menanam budi dan menggapai harapan, tujuan akhir yang ingin diwujudkan adalah terciptanya kemandirian ekonomi di tingkat kelurahan, berkurangnya praktik rentenir, tersedianya kebutuhan pangan dengan harga terjangkau, serta meningkatnya kesejahteraan seluruh warga melalui Koperasi Kelurahan Merah Putih”, tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....