UIM dan ATR/BPN Matangkan Simposium dan Haul 400 Tahun Syekh Yusuf
- 23 Jun 2026 09:38 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Menjelang pelaksanaan kegiatan Simposium dan Haul 400 Tahun Syekh Yusuf Al-Makassariy, panitia terus melakukan berbagai persiapan guna memastikan kegiatan berlangsung dengan baik dan sukses. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar pertemuan koordinasi teknis antara Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kantor Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan.
Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Wilayah ATR/BPN Sulawesi Selatan dan membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan kegiatan yang direncanakan menghadirkan sejumlah tokoh nasional, termasuk Menteri ATR/BPN, H. Nusron Wahid, Senin, 22 Juni 2026. Sebelumnya, Simposium dan Haul 400 Tahun Syekh Yusuf Al-Makassariy dijadwalkan berlangsung pada 25 Juni 2026 di Auditorium KH. Muhyiddin Zain Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali.
Kegiatan ini dirancang sebagai momentum untuk mengenang sekaligus mengkaji pemikiran, perjuangan, dan warisan intelektual ulama besar asal Makassar yang telah diakui dunia internasional tersebut. Kepala Lembaga Fungsional Promosi dan Kerja Sama UIM Al-Gazali, Dr. K.H. Mahmud Suyuti, Lc., M.Ag., mengatakan bahwa pertemuan yang dilaksanakan bersama Kanwil ATR/BPN Sulsel difokuskan pada pembahasan teknis penyelenggaraan kegiatan, khususnya terkait kehadiran Menteri ATR/BPN.
“Pertemuan ini terkait pelaksanaan teknis kegiatan yang akan dihadiri oleh Bapak Menteri ATR/BPN, H. Nusron Wahid. Kegiatan ini sebelumnya diagendakan pada 25 Juni 2026 mendatang, namun pada waktu yang sama Bapak Menteri juga memiliki agenda lain yang harus dihadiri. Karena itu, kami dari UIM Al-Gazali bersama Kanwil ATR/BPN Sulsel berdiskusi untuk menentukan kembali waktu yang paling tepat sehingga kegiatan ini dapat dihadiri langsung oleh Pak Menteri,” ujar Mahmud Suyuti.
Menurutnya, kehadiran Menteri ATR/BPN menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut mengingat peran strategis beliau dalam mendukung berbagai agenda kebangsaan, termasuk upaya pelestarian nilai-nilai sejarah dan keteladanan tokoh bangsa seperti Syekh Yusuf Al-Makassariy. Mahmud menambahkan bahwa baik UIM Al-Gazali maupun Kanwil ATR/BPN Sulsel memiliki komitmen yang sama untuk menyukseskan kegiatan tersebut.
Oleh karena itu, penyesuaian jadwal dilakukan agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. “Prinsipnya, seluruh persiapan tetap berjalan. Kami ingin memastikan kegiatan ini terlaksana dengan baik dan mendapat dukungan penuh dari semua pihak, termasuk kehadiran Bapak Menteri ATR/BPN.
Karena itu, penyesuaian waktu menjadi bagian dari ikhtiar bersama agar agenda besar ini dapat berlangsung secara maksimal,” tambahnya. Simposium dan Haul 400 Tahun Syekh Yusuf Al-Makassariy sendiri diharapkan menjadi wadah akademik dan keagamaan yang mampu mengangkat kembali pemikiran serta nilai-nilai perjuangan Syekh Yusuf yang dikenal sebagai ulama, pejuang, dan tokoh penyebar Islam yang berpengaruh tidak hanya di Nusantara tetapi juga hingga mancanegara.
Melalui kegiatan ini, para akademisi, ulama, tokoh masyarakat, dan pemerintah akan berkumpul untuk mendiskusikan berbagai perspektif mengenai kontribusi Syekh Yusuf Al-Makassariy terhadap perkembangan peradaban Islam, nilai kebangsaan, serta semangat perjuangan yang relevan dengan tantangan zaman saat ini. Panitia berharap jadwal baru pelaksanaan kegiatan dapat segera ditetapkan sehingga seluruh rangkaian persiapan dapat diselesaikan dengan baik dan Simposium serta Haul 400 Tahun Syekh Yusuf Al-Makassariy dapat terselenggara secara sukses dan berkesan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....