Wali Kota Makassar Ajak Da'i Perkuat Persatuan Umat dan Dakwah Digital
- 22 Jun 2026 11:27 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar : Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya peran Da'i yang kompeten, berintegritas, dan memiliki pemahaman agama yang mendalam dalam membina umat di tengah tantangan kehidupan modern. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Pelantikan Pengurus Ikatan Da'i Sulawesi Selatan (IKDA Sulsel) Cabang Makassar bertema “Membangun Kemandirian Dakwah di Era Modern” di Whiz Prime Hotel Hasanuddin Makassar, Minggu 21 Juni 2026.
Dalam sambutannya, Munafri mengatakan Da'i tidak hanya bertugas menyampaikan pesan-pesan agama, tetapi juga berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan dan pembinaan umat. Menurutnya, pengaruh seorang Da'i di tengah masyarakat sangat besar sehingga setiap pesan yang disampaikan harus berdasarkan ilmu yang dapat dipertanggungjawabkan.
Ia menekankan bahwa kemampuan berdakwah tidak cukup hanya mengandalkan keterampilan berbicara di depan publik. Seorang Da'i juga harus memiliki kapasitas keilmuan yang memadai, metode penyampaian yang santun, serta mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat sesuai perkembangan zaman.
Munafri berharap IKDA Sulsel Cabang Makassar dapat menjadi wadah yang menjaga kualitas dan profesionalitas para Da'i melalui peningkatan kapasitas, sertifikasi kompetensi, serta penguatan wawasan keilmuan. Menurutnya, berbagai persoalan sosial yang terjadi di masyarakat kerap dipicu oleh kurangnya pemahaman yang benar terhadap suatu persoalan sehingga Da'i dituntut mampu menghadirkan solusi dan pencerahan.
Selain itu, ia mendorong para Da'i untuk memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana memperluas jangkauan dakwah. Menurutnya, era digital bukan menjadi hambatan, melainkan peluang untuk mengakses referensi yang kredibel sekaligus menyebarluaskan pesan-pesan keagamaan secara lebih efektif.
“Gunakan teknologi untuk memperkaya sumber-sumber ilmu yang akan disampaikan kepada masyarakat,” ujarnya.
Munafri juga menegaskan bahwa Da'i merupakan figur teladan yang memiliki peran penting dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial melalui pendekatan keagamaan yang humanis. Karena itu, para Da'i diharapkan mampu menjaga harkat dan martabat profesinya serta menjadi panutan di tengah masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, ia turut mengajak para Da'i dan imam masjid untuk mengoptimalkan fungsi masjid sebagai pusat pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga harus menjadi pusat pendidikan, pemberdayaan umat, dan penyelesaian berbagai persoalan sosial.
Pemerintah Kota Makassar, lanjut Munafri, siap berkolaborasi dengan IKDA Sulsel dalam menyusun berbagai program peningkatan kapasitas Da'i guna menghadirkan dakwah yang mencerahkan, memperkuat persatuan umat, dan menjawab tantangan sosial di era modern.
Sementara itu, Ketua Umum IKDA Sulsel Cabang Makassar, Dedi Gunawan Saputra, menegaskan komitmen organisasinya untuk menjadi pusat pemberdayaan Da'i profesional yang mampu menjawab tantangan dakwah masa kini. Dengan mengusung tagline “Dakwah Beradab, Makassar Bermartabat”, IKDA berupaya melahirkan Da'i yang memiliki pemahaman agama yang kuat, unggul dalam literasi digital, serta tetap berpijak pada kearifan lokal.
Menurut Dedi, IKDA Sulsel Cabang Makassar juga fokus pada pengembangan kapasitas Da'i melalui pelatihan, sertifikasi kompetensi, penguatan dakwah digital, pemberdayaan ekonomi, hingga program pembinaan Da'i muda sebagai bagian dari proses regenerasi.
“Kami percaya bahwa penguatan dakwah tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi seluruh elemen untuk membangun masyarakat yang religius, berdaya, dan bermartabat,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....