Permintaan Capai 300 Kantong Perhari, PMI Makassar Genjot Pendonor Sukarela
- 21 Jun 2026 09:12 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar terus berupaya meningkatkan jumlah pendonor sukarela di tengah tingginya kebutuhan darah yang mencapai ratusan kantong per hari. Upaya tersebut dilakukan melalui perluasan basis pendonor hingga ke rumah ibadah dan komunitas masyarakat.
Ketua PMI Kota Makassar, Syamsu Rizal mengungkapkan, hingga pertengahan tahun ini pihaknya telah berhasil mengumpulkan 16.568 kantong darah. Dari jumlah tersebut, sekitar 85 persen berasal dari pendonor sukarela, sementara sisanya masih berasal dari pendonor yang mendonorkan darah karena kebutuhan keluarga atau kerabat.
“Per tahun ini kami sudah mengumpulkan darah sebanyak 16.568 kantong darah. Sebanyak 85 persennya berasal dari pendonor sukarela, tetapi sisanya masih ada pendonor terpaksa misalnya karena keluarga pasien maupun PMI tidak punya stok darah. Ini menjadi tamparan bagi kami agar semakin menggerakkan sumber daya yang ada untuk memenuhi permintaan darah,” kata Dg Ical sapaan akrabnya pada kegiatan syukuran dan ramah tamah bersama pemerintah daerah dan Penggerak Donor Darah Sukarela (PPDS) dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia tahun 2026 yang digelar di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Sabtu, 20 Juni 2026.
Ia berharap dukungan Pemerintah Kota Makassar dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjadi pendonor sukarela. Pasalnya, donor yang dilakukan secara sukarela dinilai lebih berkelanjutan dibanding donor yang dilakukan karena keterpaksaan.
Di sisi lain, kebutuhan darah di Makassar terus mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi tersebut dipengaruhi banyaknya pasien rujukan dari berbagai daerah yang menjalani perawatan di rumah sakit di Makassar.
“Kalau beberapa tahun lalu permintaan darah hanya sekitar 40 sampai 120 kantong per hari, sekarang bisa mencapai 200 sampai 250 kantong per hari bahkan menembus 300 kantong per hari karena banyak rujukan rumah sakit dari luar daerah ke Makassar,” ujarnya.
Untuk menjawab tantangan tersebut, PMI Makassar memperluas jangkauan layanan donor darah. Selain menggandeng instansi pemerintah, PMI juga aktif menggelar kegiatan donor darah di gereja, masjid, hingga komunitas-komunitas warga di berbagai kompleks perumahan.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat stok darah sekaligus meningkatkan budaya donor darah sukarela di tengah masyarakat. PMI menilai keterlibatan berbagai elemen masyarakat menjadi kunci dalam menjaga ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....