BBPOM Makassar Pastikan Keamanan Pangan di Pasar Tanete lewat Bimtek Pasar Pangan

  • 19 Jun 2026 10:25 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Makassar melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Penyuluhan Keamanan Pangan sebagai bagian dari Program Prioritas Nasional (Pro PN) Badan POM melalui Program Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pasar Tanete, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, pada Rabu, 17 Juni 2026.

Kepala Pasar Tanete, Syahrul, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BBPOM di Makassar atas pelaksanaan program yang dinilai mampu meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya pelaku usaha pasar, mengenai pentingnya keamanan pangan dalam mendukung kesehatan masyarakat.

“Kami berterima kasih. Melalui program ini, kami mendapatkan pemahaman tentang bagaimana menjaga dan meningkatkan keamanan serta kualitas produk pangan yang dijual di Pasar Tanete,” ujar Syahrul.

Kepala BBPOM di Makassar yang diwakili oleh Ahmad Lalo menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya keamanan pangan, terutama para pedagang yang memiliki peran penting dalam memastikan produk pangan yang dijual aman untuk dikonsumsi.

“Pasar Tanete menjadi salah satu lokus Program Prioritas Nasional Keamanan Pangan yang tahun ini dilaksanakan di Kabupaten Pangkep. Melalui bimtek ini, kami berharap komunitas pasar yang hadir dapat menjadi pelopor keamanan pangan sehingga tercipta penerapan keamanan pangan yang lebih luas dan berkelanjutan,” ungkap Ahmad Lalo.

Dalam pemaparannya, Ahmad Lalo menyampaikan materi mengenai keamanan pangan, ciri-ciri pangan yang mengandung bahan berbahaya, serta penerapan lima kunci keamanan pangan sebagai bekal bagi komunitas pasar dan petugas pasar dalam menerapkan prinsip keamanan pangan.

Pada kesempatan yang sama, Aris Taoemesa selaku narasumber menyampaikan materi mengenai pengelompokan jenis pangan dan pemanfaatan aplikasi BPOM Mobile. Ia menegaskan bahwa keamanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang perlu dipahami oleh seluruh masyarakat.

“Keamanan pangan merupakan tanggung jawab kita bersama, bukan hanya tanggung jawab BPOM. Setiap hari kita mengonsumsi makanan dan minuman, sehingga kita harus menjadi konsumen cerdas yang mampu melindungi diri sendiri dan keluarga dari pangan yang tidak aman,” ujar Aris.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi BPOM Mobile guna memeriksa legalitas produk obat dan makanan secara mandiri, serta melaporkan dugaan pelanggaran yang ditemukan di lapangan.

Selain demonstrasi penggunaan aplikasi BPOM Mobile, kegiatan ini juga diisi dengan pelatihan penggunaan rapid test kit kepada dua orang petugas Pasar Tanete. Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan petugas dalam melakukan uji cepat terhadap pangan yang diduga mengandung bahan berbahaya seperti formalin, boraks, rhodamin B, dan methanil yellow.

Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Diskusi interaktif antara narasumber dan peserta menjadi cerminan komitmen bersama dalam menerapkan prinsip keamanan pangan di lingkungan Pasar Tanete.

Melalui kegiatan Bimtek Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas ini, diharapkan budaya keamanan pangan semakin kuat dan berkelanjutan di Pasar Tanete. Komitmen serta peran aktif seluruh komunitas pasar menjadi kunci dalam mewujudkan pasar yang tidak hanya ramai dan produktif, tetapi juga mampu menyediakan pangan yang aman dan berkualitas bagi masyarakat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....