Jalan Sehat Unismuh Makassar Kampanyekan Pengelolaan Sampah
- 17 Jun 2026 14:13 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar — Jalan Sehat Milad Ke-63 Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) tidak hanya menjadi ajang olahraga dan silaturahmi, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi lingkungan bagi ribuan peserta yang mengikuti kegiatan tersebut di Kampus Unismuh Makassar, Jalan Sultan Alauddin, Selasa, 16 Juni 2026. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Milad Ke-63 Unismuh Makassar itu diikuti sivitas akademika dan masyarakat umum. Dalam kesempatan tersebut, pihak kampus mengajak peserta untuk membangun kesadaran menjaga kebersihan lingkungan serta menerapkan pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab melalui sistem yang telah dikembangkan di lingkungan kampus.
Rektor Unismuh Makassar, Dr Ir Abd Rakhim Nanda MT IPU, menegaskan bahwa sampah tidak lagi dipandang sebagai sesuatu yang kotor dan harus dibuang begitu saja. Menurutnya, jika dikelola dengan baik, sampah dapat memiliki nilai ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat maupun lingkungan. “Tadi sudah diimbau, sampahnya diatur. Karena di Unismuh, sampah bukan lagi sesuatu yang kotor, tetapi sumber ekonomi,” ujar Abd Rakhim saat memberikan sambutan di hadapan peserta jalan sehat.
Ia menjelaskan, Unismuh Makassar telah memiliki sistem pengelolaan sampah melalui bank sampah yang memungkinkan sampah anorganik dikumpulkan, dipilah, dan diolah menjadi produk yang memiliki nilai jual. Karena itu, peserta diminta menempatkan sampah pada tempat yang telah disediakan selama kegiatan berlangsung. “Di belakang ada bank sampah. Nanti sampah-sampah yang Ibu tempatkan pada tempatnya itu akan diolah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi,” katanya.
Komitmen tersebut turut diwujudkan melalui pemberian penghargaan kepada petugas kebersihan yang memiliki tabungan terbesar pada Bank Sampah Unismuh. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas peran aktif dalam mendukung budaya pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan kampus secara berkelanjutan. Sementara itu, Kepala Sustainable Waste Solutions Center (SWSC) Unismuh Makassar, Dr Fatmawati A Mappasere MSi, mengatakan pengelolaan sampah harus dimulai dari sumbernya. Menurutnya, kesadaran individu menjadi faktor utama dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan.
Di lingkungan kampus, sampah anorganik seperti botol plastik, gelas plastik, kardus, dan kertas dikumpulkan melalui Bank Sampah untuk kemudian ditimbang dan dikonversi menjadi nilai rupiah. Adapun sampah organik seperti sisa makanan dan dedaunan diolah menggunakan komposter dan budidaya maggot sehingga dapat dimanfaatkan kembali secara produktif. Pesan ekologis tersebut menjadi bagian penting dari pelaksanaan Jalan Sehat Milad Ke-63 Unismuh Makassar yang bertepatan dengan 1 Muharram 1448 Hijriah. Selain mendorong pola hidup sehat melalui aktivitas fisik, kegiatan ini juga memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan dan mengelola sampah secara bernilai guna.
Puncak peringatan Milad Ke-63 Unismuh Makassar dijadwalkan berlangsung pada Jumat 19 Juni 2026 dengan mengusung semangat kampus yang berkemajuan, berdampak, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan melalui konsep Green, Islamic, and Futuristic (I-GIFT).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....