Meski SPMB Online, Sebagian Wali Murid Memilih Datangi Sekolah
- 16 Jun 2026 12:31 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Makassar yang dilakukan secara daring (online) masih membuat sejumlah orang tua siswa memilih datang langsung ke sekolah untuk mendapatkan informasi terkait proses pendaftaran. Kondisi tersebut terlihat di SDN Kompleks Sambung Jawa, di Jalan Baji Gau 1, Kota Makassar, pada hari pertama pembukaan SPMB, Senin, 15 Juni 2026.
Sejumlah warga mendatangi sekolah untuk menanyakan tata cara pembuatan akun SPMB, mekanisme pendaftaran, hingga peluang anak mereka diterima berdasarkan titik domisili yang tertera dalam sistem. Salah satu wali murid, Pradita, mengaku sengaja datang ke SDN Kompleks Sambung Jawa untuk meminta penjelasan mengenai proses pembuatan akun SPMB.
"Saya datang untuk menanyakan bagaimana membuat akun SPMB dan ingin memastikan apakah anak saya bisa diterima di sekolah ini," kata Pradita.
Pradita datang sekaligus memastikan apakah putrinya memiliki peluang diterima di sekolah tersebut. Menurutnya pihak sekolah membantu menjelaskan mekanisme pendaftaran serta membantu mengecek titik lokasi domisilinya yang menjadi salah satu syarat dalam proses seleksi.
" Saya juga menjelaskan lokasi tempat tinggal saya, kemudian pihak sekolah membantu mengecek titik lokasi sebenarnya. Itu sangat membantu karena saya jadi lebih paham posisi domisili yang digunakan dalam sistem," kata Pradita.
Sementara itu, Ketua Panitia SPMB SDN Kompleks Sambung Jawa, Muhammad Allan Fauzan, mengatakan mayoritas orang tua yang datang pada hari pertama pendaftaran masih mengalami kendala dalam memahami tahapan awal pendaftaran secara online.
"Untuk keluhan hari ini, mungkin lebih banyak orang tua yang belum mengerti dan belum tahu tentang pendaftaran menggunakan akun. Mereka datang ke sini untuk mendaftar, tetapi ternyata belum melakukan pendaftaran melalui akun terlebih dahulu," ujarnya.
Ia menjelaskan, pihak sekolah sebenarnya telah melakukan berbagai upaya sosialisasi beberapa minggu sebelum pelaksanaan SPMB. Sosialisasi dilakukan melalui media sosial, pertemuan langsung, hingga penyebaran informasi melalui WhatsApp dan grup WhatsApp.
"Sosialisasi sudah dilakukan beberapa minggu sebelum pendaftaran SPMB, baik melalui media sosial, sosialisasi langsung, maupun melalui WhatsApp dan grup WhatsApp," katanya.
Muhammad Allan menambahkan, sekolah berupaya memberikan pendampingan kepada setiap orang tua yang datang dengan terlebih dahulu mendengarkan kendala yang mereka hadapi.
"Kami mendengarkan dulu keluhan orang tua siswa secara langsung. Kalau memang masalahnya pada pendaftaran akun, maka kami arahkan dan bantu pada proses pendaftaran akun tersebut," ucapnya.
Namun, apabila kendala yang dihadapi berkaitan dengan masalah teknis pada aplikasi SPMB dan tidak dapat diselesaikan oleh pihak sekolah, maka orang tua akan diarahkan ke layanan bantuan yang tersedia di tingkat kecamatan.
"Kalau ada keluhan teknis pada aplikasi SPMB yang tidak bisa diselesaikan oleh pihak sekolah, maka kami arahkan ke titik layanan kecamatan yang sudah difasilitasi untuk membantu masyarakat," jelas Muhammad Allan.
Muhammad Allan menyebut Pihak sekolah telah membuka Layanan SPMB di sekolah sejak Senin, 8 Juni 2026. Dan Nantinya Posko Tersebut berakhir masa daftar ulang selesai.
Diketahui Pelaksaan SPMB di Kota Makassar baik TK Paud Negeri, SD, dan SMP dibuka sejak 15 Juni 2026. Terbagi Menjadi Jalur Non Domisili pada 15-17 Juni 2026, dan Jalur Domisili pada 22-26 Juni 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....