SDN Kompleks Sambung Jawa Buka Penerimaan Siswa Baru TA 2026/2027
- 16 Jun 2026 11:21 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kompleks Sambung Jawa, Kota Makassar, mulai membuka pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Pembukaan dilakukan sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Kota Makassar.
Ketua Panitia SPMB SDN Kompleks Sambung Jawa 2026, Muhammad Allan Fauzan, saat ditemui pada Senin, 15 Juni 2026 mengatakan seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online melalui aplikasi Lontara Plus dan laman resmi SPMB Kota Makassar.
"Semua pendaftaran dilakukan secara online melalui aplikasi Lontara Plus dan website SPMB Kota Makassar. Untuk jadwalnya mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan secara serentak oleh Dinas Pendidikan Kota Makassar," kata Allan.
Ia menjelaskan, proses pembuatan akun SPMB telah dibuka sejak 8 Juni 2026. Sementara itu, pendaftaran melalui jalur non-domisili yang terdiri atas jalur afirmasi dan mutasi dilaksanakan pada 15 hingga 17 Juni 2026. Adapun jalur domisili dijadwalkan berlangsung pada 22 hingga 26 Juni 2026.
Untuk membantu masyarakat selama proses pendaftaran berlangsung, Allan mengatakan pihak sekolah telah membuka layanan SPMB sejak 8 Juni 2026 di Sekolah. Layanan tersebut disiapkan untuk memberikan informasi dan pendampingan kepada orang tua murid yang mengalami kendala saat melakukan pendaftaran secara daring.
"Layanan SPMB SDN Kompleks Sambung Jawa sudah kami buka sejak 8 Juni 2026 dan akan tetap beroperasi sampai seluruh tahapan pendaftaran dan daftar ulang selesai," ujarnya.
Pada pelaksanaan SPMB tahun ini, SDN Kompleks Sambung Jawa menerima total 55 calon murid baru. Kuota tersebut terbagi atas 39 siswa melalui jalur domisili, 13 siswa melalui jalur afirmasi, dan 3 siswa melalui jalur mutasi.
Sejak hari pertama pembukaan akun SPMB, sejumlah orang tua murid terlihat mendatangi layanan SPMB di SDN Kompleks Sambung Jawa. Mayoritas mereka datang untuk menanyakan tata cara pembuatan akun dan proses pendaftaran melalui website maupun aplikasi yang telah disediakan pemerintah.

"Untuk keluhan hari ini, mungkin lebih banyak orang tua yang belum mengerti dan belum tahu tentang pendaftaran menggunakan akun. Mereka datang ke sini untuk mendaftar, tetapi ternyata belum melakukan pendaftaran melalui akun terlebih dahulu," kata Allan.
Meski sistem penerimaan murid baru telah dilaksanakan secara digital, pihak sekolah tetap menyediakan layanan pendampingan guna memastikan seluruh calon peserta didik dan orang tua dapat mengikuti proses pendaftaran dengan lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....