Halal Center Unismuh Makassar Perkuat Ekosistem Halal Indonesia Timur
- 16 Jun 2026 12:46 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar — Halal Center Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar terus memperkuat perannya dalam pengembangan ekosistem halal di kawasan Indonesia Timur. Komitmen tersebut ditandai dengan penyampaian rencana program kerja tahun 2026 kepada Wakil Rektor III Unismuh Makassar, Dr. Mawardi Pewangi, dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Ruang Wakil Rektor III, Senin 15 Juni 2026.
Dalam rapat tersebut, pengurus Halal Center tidak hanya memaparkan agenda kerja tahunan, tetapi juga melaporkan perkembangan strategis lembaga. Salah satu capaian penting yang disampaikan adalah penunjukan Unismuh Makassar oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebagai pusat Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Muhammadiyah untuk wilayah Indonesia Timur.
Ketua Halal Center Unismuh Makassar, Dr. Achmad AC, menjelaskan bahwa sejumlah program prioritas telah disiapkan guna mendukung penguatan industri halal di kawasan timur Indonesia. Program tersebut mencakup pelatihan dan sertifikasi auditor halal, pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), penguatan kemitraan dengan pemerintah daerah serta dunia usaha, hingga pengembangan riset dan kajian akademik di bidang halal.
Salah satu program unggulan yang akan terus diperluas adalah pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha). Program ini dinilai penting untuk meningkatkan ketersediaan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan sertifikasi sesuai ketentuan syariah serta standar dalam Sistem Jaminan Produk Halal yang berlaku secara nasional.
Di sektor akademik, Halal Center juga akan melibatkan mahasiswa dalam berbagai kegiatan pendampingan sertifikasi halal. Melalui program magang, praktik lapangan, dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), mahasiswa akan memperoleh kesempatan menjadi Pendamping Proses Produk Halal (P3H) sekaligus mendapatkan pengalaman praktis yang relevan dengan kebutuhan industri halal.
Achmad menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan oleh PP Muhammadiyah kepada Unismuh Makassar sebagai pusat LPH Muhammadiyah Indonesia Timur merupakan amanah besar yang harus dijalankan secara optimal.
"Penunjukan ini menjadi momentum bagi Unismuh Makassar untuk memperkuat peran dalam mendukung implementasi kebijakan jaminan produk halal nasional, sekaligus memperluas layanan halal bagi masyarakat dan pelaku usaha di kawasan timur Indonesia," ujarnya.
Menurutnya, Halal Center akan terus memperluas jejaring kemitraan dengan pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat, serta institusi pendidikan guna mempercepat pengembangan ekosistem halal yang berkelanjutan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kesadaran dan kepatuhan terhadap sertifikasi halal di berbagai sektor usaha.
Wakil Rektor III Unismuh Makassar, Dr. Mawardi Pewangi, menyambut baik berbagai program yang telah dirancang. Ia menegaskan bahwa pimpinan universitas akan memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan Juleha, pendamping halal berbasis mahasiswa, serta penguatan fungsi LPH Muhammadiyah di kawasan Indonesia Timur.
Menurut Mawardi, program-program tersebut sejalan dengan peran perguruan tinggi Muhammadiyah dalam menjalankan fungsi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain memberikan manfaat akademik, program tersebut juga dinilai mampu mendukung perkembangan industri halal nasional yang saat ini terus bertumbuh.
"Keterlibatan mahasiswa dalam pendampingan halal merupakan bentuk pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus mendukung perkembangan industri halal nasional," katanya.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Ketua Halal Center Unismuh Makassar Achmad AC, Sekretaris Safri Haliding, Bendahara Jamaluddin, serta anggota Halal Center Auliah Andika Rukman dan Sulaiman. Melalui berbagai program yang telah disusun, Halal Center Unismuh Makassar optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai pusat pengembangan halal di Indonesia Timur sekaligus berkontribusi pada percepatan sertifikasi halal nasional melalui penguatan sumber daya manusia, pemberdayaan UMKM, dan kolaborasi akademik yang berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....