Kunjungan Menag ke As'adiyah Jadi Momentum Penguatan Ekosistem Pesantren

  • 13 Jun 2026 14:48 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Sengkang - Kunjungan Menteri Agama RI sekaligus Ketua Umum Pengurus Pusat Pondok Pesantren As’adiyah, AG. Prof. Dr. Nasaruddin Umar, ke Kampus III As’adiyah Macanang, Kabupaten Wajo, Jumat, 12 Juni 2026 menjadi momentum penting untuk meneguhkan peran pesantren sebagai kawah candradimuka lahirnya sumber daya manusia unggul dan pusat penguatan peradaban umat.

Dalam kunjungan yang didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, tersebut, perhatian pemerintah terhadap pengembangan pesantren kembali ditegaskan, seiring tantangan zaman yang menuntut lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh dalam moral dan spiritual.

Menurut Ali Yafid, Pondok Pesantren As’adiyah telah membuktikan eksistensinya selama puluhan tahun sebagai lembaga pendidikan yang konsisten melahirkan generasi berilmu, berakhlak, dan memiliki pandangan keagamaan yang moderat.

“Selama puluhan tahun, As’adiyah telah memberikan kontribusi besar dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual. Inilah kekuatan utama pesantren dalam membangun peradaban,” ujarnya.

Ia menilai kehadiran Menteri Agama di As’adiyah menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah dalam memperkuat ekosistem pendidikan pesantren sebagai salah satu fondasi pembangunan bangsa. Ali Yafid juga menyambut berbagai agenda pengembangan yang dibahas dalam rapat pimpinan Pengurus Pusat As’adiyah, mulai dari peningkatan sarana pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga pengembangan kawasan pesantren yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Sementara itu, Prof. Nasaruddin Umar mengajak para santri untuk membangun kedekatan dengan alam sebagai bagian dari proses pendidikan yang membentuk karakter dan menumbuhkan rasa syukur.

“Rawatlah pohon-pohon dan tanaman yang ada di sekitar kita. Mereka juga adalah guru tempat kita belajar. Alam akan memberikan ketenangan dan keberkahan kepada mereka yang menjaganya,” pesan Menag di hadapan para santri.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga harmoni antara kecerdasan intelektual dan spiritual, serta membiasakan diri mengawali setiap aktivitas dengan Basmalah. Selain memberikan arahan kepada para santri, Menteri Agama bersama Ali Yafid turut meninjau sejumlah fasilitas yang masuk dalam rencana pengembangan kawasan pendidikan terpadu As’adiyah. Turut hadir Kepala Kemenag Kabupaten Wajo H. Muhammad Subhan, jajaran pengurus pusat, pimpinan satuan pendidikan, serta para tokoh pesantren As’adiyah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....