Resmikan Kelenteng Ji Li Gong, Munafri Tekankan Peran Rumah Ibadah Bina Generasi
- 08 Jun 2026 20:16 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin meresmikan Tempat Ibadah Tridharma (TITD) Ji Li Gong yang berada di Jalan Gunung Lokon, Kelurahan Lariang Bangi, Kecamatan Ujung Pandang, Minggu, 7 Juni 2026. Peresmian kelenteng yang berada di bawah naungan Yayasan Dewa Makmur Sentosa tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Munafri bersama Kepala Bagian Tata Usaha Kementerian Agama Sulawesi Selatan, Aminuddin, serta Pimpinan Yayasan atau Ming Zhu Zhang Men, Lie Ming Sen.
Kegiatan dilanjutkan dengan penarikan kain papan nama kelenteng dan penandatanganan prasasti. Dalam sambutannya, Munafri mengapresiasi berdirinya Kelenteng Ji Li Gong sebagai bagian dari upaya memperkuat kehidupan beragama yang harmonis di Kota Makassar.
Menurutnya, rumah ibadah tidak hanya berfungsi sebagai tempat menjalankan ritual keagamaan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan dan menjaga kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk.
“Kami ucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya dan apresiasi yang setinggi-tingginya. Hari ini kita bisa hadir bersama-sama untuk meresmikan Yayasan Dewa Makmur Sentosa. Ini merupakan hal yang sangat baik di tengah-tengah kerukunan umat beragama yang ada di Kota Makassar,” ujarnya.
Munafri juga menyinggung capaian Kota Makassar dalam bidang toleransi. Ia menyebut kolaborasi seluruh elemen masyarakat lintas agama dan etnis telah mendorong peningkatan indeks toleransi kota tersebut.
“Alhamdulillah, karena kita sudah bekerja sama dengan baik, tahun ini kita sudah berada di posisi kedua. Hal ini menunjukkan bahwa kita mampu menjaga keragaman dan membangun toleransi di dalamnya, sehingga kita bisa hidup berdampingan dalam setiap perbedaan,” katanya.
Selain sebagai tempat ibadah, Munafri berharap Kelenteng Ji Li Gong dapat berperan dalam pembinaan karakter generasi muda. Menurutnya, di tengah perkembangan teknologi dan arus digitalisasi yang semakin pesat, pendidikan spiritual menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang cerdas dan berakhlak.
“Banyak sekali sekarang anak-anak begitu cerdas, tapi sudah tidak punya akhlak. Nah, ini yang kita harapkan, sehingga rumah ibadah ini membangun generasi yang baik-baik dan membawa generasi kita terus memiliki akhlak yang baik,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan agar keberadaan rumah ibadah mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi lingkungan sekitar melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Dengan demikian, rumah ibadah dapat menjadi pusat kebersamaan yang memperkuat hubungan antarwarga dan menjaga harmoni dalam keberagaman.
“Saya berharap bukan cuma berdiri menjadi satu rumah ibadah, tapi bisa menjadi sesuatu yang berarti buat masyarakat yang ada di sekitarnya,” harap Munafri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....