DPPKB Sebut Tren Stunting di Makassar Menurun Sepanjang 2026

  • 02 Jun 2026 09:25 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan menerima penghargaan atas keberhasilan penaggulangan kemiskinan dan stunting. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin pada 29 Mei 2026 di Kota Kendari.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menilai penghargaan ini menjadi hasil dari berbagai program intervensi yang dijalankan secara terpadu oleh pemerintah kota bersama organisasi perangkat daerah, tenaga kesehatan, serta dukungan masyarakat. Upaya itu mencakup edukasi gizi, pemantauan tumbuh kembang anak, hingga pendampingan keluarga berisiko stunting.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar, Irwan Bangsawan, mengatakan penghargaan yang diterima menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kinerja dalam penanganan stunting.

Menurutnya, berdasarkan data yang dimiliki, tren angka stunting di Kota Makassar menunjukkan penurunan dari waktu ke waktu. Meski demikian, pihaknya tetap menunggu hasil survei resmi yang dilakukan Pemerintah Pusat untuk memperoleh gambaran kondisi terkini secara menyeluruh.

“Memang kita ada penurunan data stunting, terjadi penurunan setiap bulannya. Tapi sekarang kita lagi menunggu pendataan atau survei. Survei stunting itu dilakukan dua tahun sekali dan rencananya dilaksanakan pada Juli atau Agustus oleh tim yang turun langsung dari pusat,” ujar Irwan Bangsawan saat dikonfirmasi, Senin, 1 Mei 2026.

Ia menjelaskan, sambil menunggu hasil survei nasional tersebut, Pemerintah Kota Makassar tetap melakukan pemantauan rutin terhadap kondisi gizi masyarakat melalui sistem pencatatan dikoordinir oleh Dinas Kesehatan Kota Makassar. “Namun kita tetap memiliki data setiap bulan yang dilakukan Dinas Kesehatan melalui data EPPGBM atau Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat. Data inilah yang menjadi dasar pemantauan perkembangan penanganan stunting di Kota Makassar,” katanya.

Irwan menambahkan, data bulanan yang dihimpun melalui EPPGBM menunjukkan adanya perkembangan positif dalam upaya menurunkan prevalensi stunting. Hasil tersebut menjadi indikator bahwa program intervensi yang dilakukan selama ini berjalan sesuai target.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....