Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Picu Kepanikan Pasien

  • 29 Mei 2026 15:47 WIB
  •  Makassar

RRI.CO. ID, Gowa -Kebakaran hebat melanda Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Jumat (29/5/2026) siang. Kobaran api membakar salah satu gedung di area rumah sakit dan memicu kepanikan pasien serta keluarga yang berada di lokasi.

Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari area gedung yang terbakar dan menarik perhatian warga sekitar rumah sakit. Api disebut cepat membesar hingga meludeskan sejumlah barang yang berada di dalam gedung tersebut.

Lokasi kebakaran yang berada tidak jauh dari ruang perawatan membuat sejumlah pasien panik dan berhamburan keluar ruangan untuk menyelamatkan diri. Petugas rumah sakit bersama keluarga pasien langsung melakukan evakuasi guna menghindari risiko yang lebih besar akibat kobaran api.

Direktur RSUD Syekh Yusuf, dr Gaffar, mengatakan pihak rumah sakit masih fokus melakukan penanganan dan evakuasi pasien di tengah proses pemadaman. “Pasien dievakuasi karena situasi sempat membuat panik. Teman-teman sementara melakukan penanganan dan simulasi evakuasi,” ujar dr Gaffar.

Ia menjelaskan, gedung yang terbakar merupakan bangunan lama yang digunakan untuk ruang PCR serta logistik rumah sakit. “Yang terbakar satu gedung saja, bangunan lama untuk PCR dan logistik,” katanya.

Proses pemadaman sempat mengalami kendala lantaran banyaknya material mudah terbakar di dalam gedung tersebut. Selain itu, keberadaan tabung gas yang diduga mengalami kebocoran membuat api sulit dikendalikan oleh petugas pemadam kebakaran.

Sejumlah armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api dan mencegah kobaran merembet ke bangunan lain di area rumah sakit. Hingga sekitar pukul 14.00 WITA, api dilaporkan masih terus berkobar di dalam gedung yang terbakar sementara petugas pemadam masih melakukan upaya pendinginan dan pemadaman.

Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran maupun jumlah kerugian akibat peristiwa tersebut. Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian itu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....