Sulsel Genjot Kawasan Industri Dorong Hilirisasi Investasi Strategis
- 28 Mei 2026 10:46 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, terus mendorong adanya hilirisasi investasi dalam upaya meningkatkan nilai ekonomi komoditas yang dimiliki di Sulawesi Selatan. Hilirasi yang dimaksud salah satunya adalah Kawasan Industri.
Di Sulsel, hilirasi investasi yyaitu hilir pertambangan nikel dan hilir agro-maritim seperti kakao serta rumput laut yang dipusatkan melalui kawasan industri strategis. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sulawesi Selatan, Asrul Sani menjelaskan dalam Peraturan Pemerintah nomor 14 tentang pengembangan pembangunan kawasan industri, ada sejumlah daerah yang memang telah didorong pengembangannya.
Menurutnya, beberapa daerah di Sulawesi Selatan yang didorong untuk pengembangan tersebut di antaranya adalah Kabupaten Maros, Gowa, dan Jeneponto. Ia mengakui, bahwa yang menjadi pekerjaan rumah saat ini oleh pemerintah provinsi karena kawasan industrinya masih sedikit yang eksis. Sejauh ini baru ada Kawasan Industri Makassar, kemudian yang sementara berproses kawasan industri Tiran di Takalar, kawasan industri Bantaeng, termasuk di Luwu Timur.
"Dengan mendorong kehadiran kawasan industri maka semua akan terpusat di sana, termasuk masalah infrastruktur pendukungnya," kata Asrul Sani, Rabu 27 Mei 2026.
Lebih jauh, Asrul Sani menyatakan saat ini Pemprov Sulsel mendorong pertumbuhan Kawasan-kawasan industri, dimana dalam Peraturan Pemerintah (PP) nomor 14 tentang pengembawangan kawasan industri , yang memang telah ditetapkan diantaranya seperti Maros, Gowa, dan Jeneponto.
"Saat ini Pemprov terus mendorong pertumbuhan kawasan-kawasan industri supaya ekosistemnya terjaga serta dapat memudahkan para investor asing masuk karena mereka cenderung tidak mau repot dengan kendala lahan maupun kondisi masyarakat," ujarnya menambahkan.
"Untuk mencapai hal tersebut, ini PR yang harus terus didorong salah satunya dengan kolaborasi baik itu pemerintah provinsi, kabupaten kota, maupun pemerintah nasional dan sektor swasta," ucap Asrul Sani memungkasi.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berharap langkah strategis ini dapat segera mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor industri yang terintegrasi. Sinergi yang kuat antarlembaga diyakini menjadi kunci utama dalam menarik minat para investor menanamkan modalnya di Sulsel. (*)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....