Pemkot dan Angkasa Pura Perkuat Kolaborasi, Jadikan Makassar Etalase Pariwisata
- 27 Mei 2026 11:15 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar — Pemerintah Kota Makassar bersama PT Angkasa Pura Bandara Internasional Sultan Hasanuddin memperkuat kolaborasi dalam mendukung promosi pariwisata dan pengembangan event daerah. Sinergi tersebut diwujudkan melalui pemanfaatan ruang publik bandara sebagai etalase promosi berbagai atraksi dan kegiatan di Sulawesi Selatan.
Komitmen itu disampaikan General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha saat melakukan audiensi dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin di Balai Kota Makassar, Selasa, 26 Mei 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Ruly menegaskan Bandara Sultan Hasanuddin kini tengah bertransformasi, tidak hanya sebagai tempat keberangkatan dan kedatangan penumpang, tetapi juga menjadi destinasi wisata baru sekaligus etalase berbagai event di Sulawesi Selatan.
“Bandara Sultan Hasanuddin saat ini bukan hanya bicara keberangkatan dan kedatangan penumpang, namun kami bertransformasi bagaimana bandara ini bisa sama-sama kita jadikan sebagai new tourism destination dan juga menjadi etalase seluruh kegiatan event-event yang ada di Sulawesi Selatan,” ujarnya.
Menurut Ruly, keberadaan event dan atraksi menjadi faktor penting dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sulawesi Selatan. Ia menilai pergerakan penumpang tidak bisa hanya didorong oleh aktivitas penerbangan, tetapi juga melalui kegiatan yang mampu menarik wisatawan datang dan memperpanjang lama tinggal mereka.
Karena itu, pihaknya berharap Pemerintah Kota Makassar dapat melibatkan Bandara Sultan Hasanuddin dalam berbagai agenda besar daerah agar promosi event bisa dikolaborasikan melalui media dan aktivasi di area bandara.
“Kami siap mendukung dan mengkolaborasikan kegiatan ataupun atraksi yang ada,” katanya.
Ruly menjelaskan, Bandara Sultan Hasanuddin memiliki posisi strategis sebagai hub penerbangan kawasan timur Indonesia. Melalui kolaborasi tersebut, pihaknya ingin mendorong penumpang transit tidak sekadar singgah, tetapi juga menikmati destinasi wisata serta event yang berlangsung di Sulawesi Selatan.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Angkasa Pura siap membantu promosi berbagai event Pemkot Makassar maupun kabupaten/kota lain melalui media promosi di bandara hingga menghadirkan mini event sebelum acara utama digelar.
“Kalau memungkinkan, yuk kita bawakan mini event-nya di bandara dulu, sehingga orang-orang yang datang mengetahui akan ada event besar di Sulawesi Selatan,” jelasnya.
Selain promosi event, Angkasa Pura juga membuka ruang kreatif bagi seniman dan komunitas lokal untuk menampilkan karya mereka di area bandara. Saat ini, Bandara Sultan Hasanuddin mulai menghadirkan panggung dan etalase khusus bagi para seniman Sulawesi Selatan agar karya mereka dapat dinikmati penumpang di area keberangkatan maupun kedatangan.
Ruly menyebut, salah satu kolaborasi yang telah dilakukan yakni menghadirkan pameran kaligrafi bersama mahasiswa dalam kegiatan Mekaar rute haji. Pada kegiatan itu, mahasiswa menampilkan proses pembuatan kaligrafi secara langsung di area holding keberangkatan internasional.
Tak hanya itu, Bandara Sultan Hasanuddin juga aktif berkolaborasi dengan perguruan tinggi melalui forum diskusi dan riset di area bandara, termasuk menghadirkan akademisi dari Jepang dan Kuala Lumpur dalam forum group discussion (FGD).
“Bandara saat ini bertransformasi tidak hanya bicara penumpang, tetapi menjadi wadah, etalase, dan panggungnya Sulawesi Selatan,” tutup Ruly.
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyambut baik peluang kolaborasi tersebut. Menurutnya, pertemuan itu menghasilkan berbagai gagasan yang dapat diwujudkan bersama guna memperkuat posisi Makassar sebagai destinasi unggulan di kawasan Indonesia Timur.
“Dengan pertemuan ini menghasilkan berbagai macam gagasan tentang apa yang bisa kita lakukan bersama,” ujar Munafri.
Ia mengatakan, berbagai event yang akan digelar di Makassar ke depan diharapkan mampu menampilkan identitas dan ciri khas daerah sehingga memberikan pengalaman tersendiri bagi wisatawan maupun masyarakat yang datang.
Munafri menegaskan, Pemerintah Kota Makassar memiliki keinginan besar menjadikan Makassar sebagai salah satu tujuan destinasi unggulan di Indonesia Timur. Karena itu, sinergi dengan pihak bandara dinilai penting untuk memperkuat promosi event, atraksi budaya, hingga potensi pariwisata Kota Makassar dan Sulawesi Selatan secara umum.
“Nanti secara teknis mungkin kita bisa duduk bersama. Apalagi kita masih punya peluang anggaran tahun depan, jadi kalau ada yang bisa kita kolaborasikan lebih, tentu akan lebih bagus,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....