Gerakan 'Ngibar' Sukseskan Sensus Ekonomi di Sidrap

  • 26 Mei 2026 09:58 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Sidrap - Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang bersama Badan Pusat Statistik menggelar sosialisasi dan aksi nyata bertajuk "Ngibar" atau Ngisi Bareng. Langkah taktis ini dilakukan sebagai awal untuk menyukseskan gelaran Sensus Ekonomi dua ribu dua puluh enam di daerah tersebut. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Pimpinan, Lantai 3 Kantor Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Sidrap dan stakeholder terkait , Senin, 25 Mei 2026.

Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, memimpin langsung jalannya pertemuan yang dihadiri puluhan petinggi korporasi hingga perwakilan perbankan. Kehadiran seluruh elemen strategis ini menegaskan bahwa hajat lima tahunan tersebut menjadi panduan navigasi kebijakan pembangunan daerah. "Kejujuran pengisian data oleh para pelaku usaha, khususnya sektor skala besar, adalah kunci utama kesuksesan sensus ini. Jangan menutupi performa bisnis karena ketakutan perpajakan, agar potret ekonomi daerah kita tidak tampak ringkih," kata Syaharuddin Alrif.

Ia menyatakan, akurasi data ini sangat beralasan mengingat pertumbuhan ekonomi Sidrap melejit ke angka tujuh koma tujuh puluh satu persen pada tahun lalu. Capaian fantastis tersebut berhasil mengantarkan Sidrap menempati peringkat tertinggi dalam performa ekonomi daerah di Sulawesi Selatan. "Tanggal dua puluh sembilan Mei nanti, kita menerima undangan dari Menteri Dalam Negeri karena Sidrap masuk sebagai kabupaten dengan angka kemiskinan terendah. Format data sensus ini murni untuk pemetaan ekonomi dan pertumbuhan daerah," tambah Syaharuddin.

Sementara itu, Kepala BPS Sidrap, Andi Asmarani, memberikan apresiasi tinggi atas respons cepat dan komitmen penuh dari jajaran pemerintah kabupaten. Melalui gerakan digitalisasi ini, para pelaku usaha dibimbing langsung untuk melakukan input data secara elektronik guna memangkas birokrasi. "Kegiatan hari ini bukan sekadar pengisian data bersama, melainkan menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan BPS. Sinergi ini penting dalam membangun data ekonomi yang berkualitas untuk masa depan Kabupaten Sidrap," pungkas Andi Asmarani.

Gerakan “Ngibar” ini mendapat respons positif diantaranya pelaku industri utama di Sidrap. Sektor keuangan mengutus representasi terbaiknya, mulai dari bank pelat merah hingga swasta, seperti, Bank Mandiri, BNI Persero & BNI Syariah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Sidrap, Bank Danamon, BTPN, Bukopin, Bank Syariah Indonesia (BSI), BPR Hasa Mitra dan Bank Sulselbar (Cabang Maritengngae, Panca Rijang, dan Tellu Limpoe).

Sedangkan dari sektor riil,, manufaktur, dan energi baru terbarukan, hadir korporasi-korporasi penyokong PDRB Sidrap, PT UPC Sidrap Bayu Energi (pengelola PLTB Sidrap), PT Sang Hyang Seri (Persero) , Raksasa pakan dan peternakan: Malindo Feedmill & Japfa Comfeed Indonesia Tbk (PT Santosa Utama Lestari)

Melalui sinergi tiga pilar birokrasi yang suportif, otoritas data yang presisi, dan pelaku usaha yang transparan. Sidrap kini sedang merancang cetak biru ekonominya menuju target jangka panjang nasional: Indonesia Emas 2045. Sensus Ekonomi 2026 menjadi fondasi pertama untuk memastikan lompatan besar Sidrap kemarin bukan sekadar kebetulan, melainkan tren yang berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....