Masyarakat Diminta Lebih Waspada Terhadap Loker Online

  • 25 Mei 2026 14:37 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Kasus penipuan lowongan kerja online bermodus perekrutan babysitter yang berujung pada penyekapan dan rudapaksa terhadap seorang mahasiswi di Makassar menjadi perhatian serius. Masyarakat, khususnya kaum perempuan yang sedang mencari pekerjaan, diminta untuk lebih waspada dan tidak mudah tergiur iming-iming gaji tinggi.

Hal ini diungkapkan, Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak, DP3A-Dalduk KB Sulawesi Selatan, Meisy Papayungan, Senin, 25 Mei 2026. Menurutnya, modus penipuan lowongan kerja melalui media sosial ini merupakan sebuah fenomena baru yang harus diwaspadai.

Meisy menilai, edukasi dan literasi kepada masyarakat, terutama bagi perempuan muda, menjadi utama agar mereka bisa lebih selektif dalam memilih pekerjaan. "Literasi menjadi sangat penting, agar mereka bisa paham dan selektif dalam memilih lowongan kerja yang benar-benar sesuai," ujarnya

Ia berharap para pencari kerja mulai membangun sikap kritis dan tidak langsung teperdaya oleh tawaran yang tidak rasional. Pencari kerja, terutama dari kalangan mahasiswa, diimbau untuk selalu melakukan cek dan rejek (cross-check) sebelum melamar. "Kewaspadaan dini bisa dilakukan dengan mencari tahu secara detail profil pemberi kerja, serta kejelasan dari jenis pekerjaan yang ditawarkan, jangan mudah terpengaruh iming-iming gaji tinggi," jelasnya

Diakui Meisy, besaran gaji memang menjadi daya tarik paling utama bagi siapa saja yang sedang membutuhkan pekerjaan saat ini. Namun, seringkali ini dimanfaatkan situasi mendesak tersebut sering kali dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menjebak korban.

“Jika menemui penawaran gaji yang berada di atas rata-rata atau jauh dari batas kenormalan, masyarakat diminta untuk segera melakukan konfirmasi ulang. Pasalnya, banyak kasus penipuan serupa yang ujung-ujungnya bermuara pada tindakan eksploitasi seksual,” terangnya.

Lebih jauh, Meisy menyatakan jika dulu masyarakat cenderung lebih berhati-hati pada tawaran kerja sebagai pelayan toko atau pramusaji, namun kini modusnya bergeser menjadi pengasuh anak. Oleh karena itu, literasi dalam mencerna informasi lowongan kerja dinilai sangat penting untuk terus diingatkan ke semua segmen masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....