MTQ KORPRI 2026, Panitia Ingin Kenalkan Potensi Pariwisata Sulsel
- 23 Mei 2026 18:39 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) VIII, yang dipusatkan di kota Makassar dan Kabupaten Pangkep pada Agustus 2026 mendatang, menjadi salah satu ajang promisi potensi wisata terutama tiga daerah yang Makassar, Maros dan Pangkep yang aksesnya saling menghubungkan. Untuk itu, panitia pelaksana telah menyusun buku panduan yang dapat digunakan untuk mendatangi lokasi yang diinginkan.
Hal ini diungkapkan Ketua Panitia Pelaksana MTQ KORPRI Sulsel Muh Saleh, Sabtu 23 Mei 2026. Menurutnya, pihaknya telah membuatkan buku panduan dan telah melampirkan semua hotel, restoran, tempat wisata, tempat yang bisa dikunjungi, kuliner, pusat ole-ole, “ Semuanya sudah kami lampirkan di buku panduan, bahkan ada barcode disiapkan untuk mendapatkan informasi tempat-tempat yang ingin didatangi,” ucapnya
Lebih jauh, Saleh menyatakan pihaknya juga telah menyampaikan kepada pemerintah daerah yang menjadi tuan rumah untuk membuat barcode yang memudahkan para peserta , “Dengan barcode ini supaya tamu-tamu yang datang ini bisa mengetahui bahwa ada destinasi wisata misalnya di Kota Makassar yang mungkin harus mereka kunjungi selama berada di Kota Makassar, ada tempat kuliner,” jelasnya lebih jauh.
Ia mengungkapkan, alasan sehingga memilih kota Makassar dan Pangkep sebagai tuan rumah dalam penyelanggaraan MTQ VIII ini, yaitu Makassar sebagai hub Indonesia Timur serta di sini infrastrukturnya memadai yang berhubungan dengan akomodasi, “Makanya kami lebih banyak tempatkan di Makassar. Kemudian Pangkep ini dari segi kesejarahan penyebaran syiar Islam itu yang pertama di Pangkep, kemudian kami juga ingin mempromosikan Pangkep Maros ini sebagai geopark Maros-Pangkep yang punya destinasi wisata itu,”ucap Saleh.
Dalam pelaksanaan MTQ KORPRI VIII ini rencananya akan dihadiri 4.000 peserta yang terdiri dari peserta dan official resmi dari 38 provinsi, 65 kementerian lembaga itu, “Kami estimasi jumlahnya 4.000 , melihat pengalaman saat pelaksanaan MTQ di Palangkaraya tahun 2024 lalu,” ungkap Saleh.
Saleh menyebutkan pelaksanaannya sedikit berbeda dibandingkan pelaksanaan MTQ sebelumnya, yaitu tidak pernah ada kolaborasi yang dilakukan dengan bekerjasama antara Pemerintah Kota dan Pemerintah Kabupaten.
“Kami mengusung konsep kolaborasi, dengan pelibatan pemerintah kota dan kabupaten. Tahun ini pembukaan dan beberapa cabang dilaksanakan di Kota Makassar dan beberapa cabang penutupannya nanti akan dilaksanakan di Kabupaten Pangkep.” Kata Muh Saleh Sabtu 23 Mei 2026.
Lanjut Saleh, nantinya pembukaan akan dilaksanakan di kota Makassat dan penutupan dilakukan di Pangkep, “Ini memberikan kesempatan kepada para kontingen untuk bisa melihat lebih banyak potensi wisata dan mengeksplor daerah ini terutama Makassar, Maros dan Pangkep.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....