Ketua Tim Bina Lembaga KUB Sulsel Apresiasi Langkah PKUB Perkuat EWS SI-Rukun
- 22 Mei 2026 20:33 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Ketua Tim Bina Lembaga Kerukunan Umat Beragama (KUB) Provinsi Sulawesi Selatan, Mallingkai Ilyas, mengapresiasi langkah strategis Pusat Kerukunan Umat Beragama dalam mempercepat implementasi Early Warning System (EWS) SI-Rukun melalui Rapat Koordinasi Tugas dan Fungsi Bidang Harmonisasi Umat Beragama yang digelar secara daring, Jumat 22 Mei 2026.
Rapat yang dipimpin Dr. Adimin Diens, M.Pd tersebut diikuti Ketua Tim Kerukunan Umat Beragama Provinsi seluruh Indonesia bersama jajaran Bidang Harmonisasi Umat Beragama dengan total 71 peserta Zoom Meeting. Dalam kesempatan itu, Mallingkai Ilyas menilai implementasi EWS SI-Rukun merupakan langkah penting dalam memperkuat sistem deteksi dini dan mitigasi konflik keagamaan di Indonesia.
“Langkah yang dilakukan PKUB sangat baik dan patut diapresiasi di tengah efesiensi anggaran bidang kerukunan. Meski saat ini telah ditentukan tiga titik pilot project yakni Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Jawa Barat, kemudian menyusul Jambi, namun kebutuhan penguatan sistem deteksi dini sesungguhnya juga sangat dibutuhkan di seluruh wilayah,” ujarnya.
Menurutnya, persoalan kerukunan maupun potensi konflik keagamaan saat ini hampir merata terjadi di berbagai provinsi hingga kabupaten/kota, sehingga penguatan kapasitas dan kesiapsiagaan daerah perlu dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Mallingkai menegaskan bahwa seluruh daerah memiliki dinamika sosial dan tantangan kerukunan yang berbeda-beda, sehingga dibutuhkan ruang pembelajaran bersama antarwilayah.
Karena itu, ia mengusulkan agar Pusat Kerukunan Umat Beragama secara rutin menyelenggarakan webinar penguatan kapasitas bagi Ketua Tim KUB, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan para penggerak kerukunan di daerah. “Webinar ini penting sebagai ruang advokasi dan mediasi konflik, berbagi praktik baik antarwilayah, dan studi tiru penanganan konflik yang bisa menjadi pembelajaran bersama bagi daerah lain,” jelasnya.
Ia mengusulkan agar kegiatan webinar dilaksanakan minimal dua kali dalam sebulan dengan sistem penyelenggara bergilir antarprovinsi. Menurutnya, pola tersebut akan memperkuat jejaring komunikasi dan kolaborasi nasional antarpegiat kerukunan umat beragama.
Selain itu, Mallingkai juga berharap Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama di masing-masing daerah dapat ikut hadir memberikan penguatan dan dukungan dalam setiap forum penguatan kapasitas tersebut. “Dengan keterlibatan langsung Kakanwil, maka penguatan kerukunan akan menjadi gerakan bersama yang lebih kuat dan terintegrasi dari pusat hingga daerah,” tambahnya.
Rapat koordinasi PKUB tersebut juga membahas percepatan implementasi EWS SI-Rukun secara nasional, evaluasi daerah pilot project, serta perkembangan isu dan potensi konflik keagamaan di sejumlah wilayah di Indonesia. Dalam arahannya, Plh. Kepala PKUB Kementerian Agama RI, Dr. Muhammad Zain, M.Ag., menegaskan bahwa EWS SI-Rukun merupakan bagian dari program strategis Kementerian Agama dalam menjaga kerukunan umat beragama dan memperkuat deteksi dini potensi konflik secara cepat, akurat, dan terintegrasi.
Kegiatan berlangsung hangat, komunikatif, dan penuh semangat kolaborasi lintas daerah dalam menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....