Hadirkan Pelayanan yang Maksimal, Balai BPOM Makassar Gelar Forum Diskusi Publik

  • 19 Mei 2026 16:34 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Makassar menggelar Forum Diskusi Publik dengan tema Kolaborasi Publik untuk Pelayanan Prima, Wujudkan BPOM Menjulang, Membumi dan Mengakar. Kegiatan ini berlangsung di Kantor BBPOM Makassar, Selasa, 19 Mei 2026.

Kepala BBPOM Makassar, Yosef Dwi Irwan Prakasa mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman, masukan hingga solusi, antara Balai Besar POM di Makassar sebagai penyelenggara pelayanan dan masyarakat sebagai pengguna layanan. "FKP Ini merupakan amanat undang-undang yang harus melibatkan masyarakat. Tentunya kegiatan ini menjadi jembatan dialog dua arah antar pemberi layanan dan pengguna layanan. Memastikan pelayanan publik di Badan POM Makassar sekaitan layanan perizinan, layanan informasi dan pengaduan, layanan pengujian sudah sesuai dengan ekspektasi masyarakat," kata Yosef.

Di sisi lain berharap kedepan berbagai masukan yang ada dapat membantu pelayanan di BBPOM bisa semakin baik. "Makanya kita berharap adanya masukan-masukan ini, pelayanan publik di POM Makassar semakin baik, cepat, inklusif dan tidak diskriminatif," harap Yosef.

Sementara itu, Asisten Ombudsman Sulawesi Selatan, Inris Winni memberikan sejumlah masukan diantaranya perbaikan penulisan jadwal pelayanan agar lebih mudah dipahami masyarakat hingga tranparansi biaya. "Mengenai biaya, kami juga memberikan saran agar lebih diperjelas rujukannya dan rincian biaya yang dimaksud,"ucap Inris.

Menurutnya, seluruh masukan dan saran yang disampaikan dalam forum diskusi tersebut penting untuk bisa menjadi bahan evaluasi guna meningkatkan kualitas pelayanan lebih maksimal. "Kita harapnya pelayanan di BBPOM kedepan bisa semakin berkualitas, transparan dan akuntabel,"ungkapnya.

Adapun kegiatan ini dihadiri oleh akademisi Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin, PERTUNI Sulsel, YLKI Sulsel, PD Ikatan Apoteker Indonesia Sulsel, Al barokah, RRI Makassar, TVRI Sulawesi Selatan dan para pelaku usaha.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....