Harga Plastik Masih Tinggi, Keuntungan UMKM Menurun
- 16 Mei 2026 11:03 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Hingga kini lonjakan harga plastik masih dirasakan Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Seperti yang dialami PT. Tirta Rifana Gowa yang bergerak di bidang penjualan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).
Direktur PT. Tirta Rifana Gowa, Nirwana mengaku naiknya harga plastik mengakibatkan sebagian konsumen menyetop pesanan. "Di awal-awal itu kami kaget karena harganya naik signifikan, begitupun dengan masyarakat yang beli makanya kami jelaskan bahwa ada kenaikan harga dan mereka terima akhirnya stop order,"kata Nirwana pada Program Teras UMKM RRI Makassar, Sabtu, 16 Mei 2026.
Dikatakan saat ini startegi yang dilakukan adalah menaikkan harga dan menekan margin. "Awalnya kami menjual Rp13.000 per dos tapi setelah terjadi lonjakan seharusnya dijual Rp19.000 per dos hanya saja supaya diterima oleh agen kami turunkan menjadi Rp17.000 per dos. Artinya keuntungan kami menurun tapi agen tetap stay untuk order,"jelasnya.
Selain itu, pengawasan kinerja terhadap karyawan juga ditingkatkan, mengingat kerap terdapat beberapa air yang bocor sehingga harus diproduksi ulang. "Kami ketat mengontrol proses produksi, ditingkatkan pengawasan. Karyawan diminta lebih berhati hati, namanya manusia yang kerja manusia bukan robot jadi kesalahan pasti ada, nah itu yang kami minimalisir,"ungkap Nirwana.
Sementara itu, hal yang sama juga dirasakan Seorang Pelaku UMKM sekaligus Owner Kedai Kue Ritus 88, Ezzar Fitriyani Usman yang mengaku sangat terdampak akibat kenaikan harga plastik sebab omsetnya menurun hingga 15 persen. ia memperkirakan jika harga plastik bertahan di harga saat ini, Makassar potensi UMKM gulung tikar bisa terjadi. "Daya beli masyarakat mulai menurun apalagi di awal-awal naiknya harga plastik,"ucapnya.
Ditambahkan kenaikan harga plastik cukup signifikan yakni 40 sampai 50 persen dari harga sebelumnya. "Naik sekali harga plastik, makanya opsi kami yah menaikkan beberapa harga kue kami,"pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....